» » Gandeng Camat dan Disdukcapil, KPU Subang Sosialisasikan Pendataan Pemilih Berbasis e-KTP

Bewara GSP - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Subang melibatkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dalam menyosialisasikan pelaksanaan tahapan Pilkada Serentak 2018 kepada para camat se-Kabupaten Subang, yang digelar di Grand Hotel, Jl A Yani Subang, Minggu (8/10/2017).
Dalam Sosialisasi tersebut, disinggung tentang data pemilih yang berbasis e-KTP, di Pilkada Serentak 2018 nanti, yang masih memiliki agregat atau selisih, hingga 97 ribu lebih pemilih yang sama sekali belum terekam datanya di sistem database e-KTP.
Terkait hal itu, Ketua KPU Kabupaten Subang, Maman Suparman mengungkapkan bahwa selisih antara Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilpres 2014, yang menjadi Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pilkada Serentak 2018 yang berjumlah 1.220 ribu lebih pemilih, dengan jumlah wajib KTP 1.120 ribu orang, sehingga ada selisih sekitar 97 ribu pemilih yang belum terekam datanya itu di sistem perekaman e-KTP.
Berdasarkan Keputusan KPU (PKPU) Nomor 1 tahun 2017 tentang-tahapan Pilkada Serentak 2018, dan PKPU nomor 2 tahun 2017, tentang pemutakhiran data pemilih yang berbasis e-KTP, yang harus selesai pada bulan Desember 2017 nanti.
Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Subang, H Dadang Kurnianudin mengungkapkan, dari selisih 97 ribu itu dikurangi sebanyak 36 ribu wajib KTP yang belum terekam datanya, sehingga sisanya sekitar 61 ribu wajib KTP yang belum tersasar itu, diperkirakan merupakan orang yang sudah meninggal dunia, ditambah data penduduk Subang yang sudah pindah domisili atau mutasi keluar dan masuk keluar Subang, pemilih pemula, termasuk TKI yang berada di luar negeri.
Oleh karena itu, kata Dadang, perlu dibangun sinergitas dengan semua pihak, termasuk dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, sehingga data pemilih yang belum tersasar itu harus terdata seluruhnya secara valid dan akurat karena akandigunakan di Pilkada Serentak 2018 nanti.
"Tidak hanya para Camat yang harus sinerge dengan KPU dan Disdukcapil juga Disnakertrans serta para Kades dan para Ketua RT/RW, untuk menyasar 61 ribu warga Subang yang meruakan wajib ktp dan memiliki hak pilih di Pilkada Serentaj 2018, agar seluruhnya bisa terdata dengan valid," tegasnya.
Lebih lanjut Dadang mengatakan, mulai saat ini pihaknya akan konsentrasi terhadap pendataan dan perekaman wajib ktp, baik yang sudah terdata, maupun yang sama sekali belum terdata. (r2i)
  

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama