» » KPU Subang Pastikan Gugatan Hasil Pilkada Serentak 2018 di Bawah 1 Persen

Bewara GSP - Dengan diberlakukannya Undang-undang tentang Pilkada Serentak 2018, yang mengatur tentang pengaduan hasil Pilkada Serentak ke Mahkaman Konstitusi (MK), terkait dengan batasan selisih hasil suara Pasangan Calon (Paslon) Kepala Daerah, yang berhak mengajukan gugatan hasil suara Pilkada Serentak ke MK, jika terjadi selisih di bawah 1 persen.
Terkait hal itu, Ketua Komisi Pilihan Umum (KPU) Kabupaten Subang, Maman Suparman menyatakan, dengan adanya undang-undang tersebut, hampir dipastikan MK sepi dari gugatan perselisihan hasil Pilkada Serentak 2018 nanti, karena yang berhak untuk mangajukan gugatan hasil Pilkada Serentak 2018, Paslon yang memiliki selisih suara dibawah 1 persen, dari Paslon yang dinyatakan menjadi Pemenang Pilkada Serentak 2018.
Sementara itu dikatakan Maman, dibandingkan dengan pelaksanaan Pilkada sebelumnya, berapapun selisih suara dari hasil Pilkada, jika ada Paslon Kepala Daerah yang merasa keberatan, akan hasil penghitungan suara di Pilkada, bisa mengajukan gugatan ke MK, sehingga dengan batasan ini, bertujuan untuk meminimaliusir terjadinya perselisihan hasil Pilkada Serentak 2018 di MK.
Sementara itu kata Maman, yang menentukan sukses atau tidaknya hasil Pilkada Serentak 2018, tanpa ada gugatan hasil Pilkada ke MK, tergantung dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang berbasis e-KTP, yang harus valid dan akurat dari hasil pendataan Petuigas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang dibentuk KPU dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil). (r2i) 

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama