» » Sehari Ditemukan Dua Mayat Laki-laki

Bewara GSP - Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan di KM 83 Tol Cipali, tepatnya di Kampung Gandaria Desa Karangmukti, Kecamatan Cipeundeuy, Senin (9/10) sekitar pukul 12.00 WIB. Dugaan sementara, pria yang mengenakan kaos warna cream ungu dan celana levist warna biru itu merupakan korban pembunuhan. Hal tersebut dibuktikan dengan luka tusuk pada bagian perut dan jeratan pada bagian lehar korban.
Informasi yang dihimpun, mayat pertama kali ditemukan petugas patroli LMS (Lintas Marga Sadaya). Saat itu petugas mendapat laporan dari pengguna jalan tol terkait sesosok mayat yang tergeletak di saluran air jalan Tol Cipali. Kemudian petugas patroli mendatangi TKP. Benar saja. Mayat laki-laki tanpa identitas tergeletak di lokasi yang dilaporkan. Petugas patroli jalan tol kemudian melaporkan hal tersebut ke pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Cipeundeuy.
Berdasarkan ciri-ciri, mayat memakai kaos cream ungu dan memakai celana levis warna biru. Tinggi badan sekitar 165 cm. Pada bagian dada dan perut terdapat luka tusuk hingga usus keluar. Tak hanya itu, ada luka lecet pada tangan kanan dan luka tusuk pada bagian tangan kiri. Pada bagian leher pun terdapat luka bekas jeratan.
Selain itu, di TKP, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa tali plastik warna biru, bantal busa warna ungu kuning, sandal jepit warna putih biru, kain warna hitam hingga tisu bertetes darah. Selanjutnya mayat dibawa ke RSUD Ciereng Subang. Kabag Management Lalin PT LMS, Andris Lumowa membenarkan penemuan mayat tersebut. “Setelah mendapat laporan, kita juga langsung lapor ke pihak kepolisian,” ungkap Andris, kemarin (9/10).
Di kesempatan terpisah Kapolsek Cipendeuy Kompol Undang Sudrajat mengatakan, mayat tersebut dipastikan merupakan korban pembunuhan. Luka di sekujur tubuh korban menguatkan temuan tersebut.  “Kita akan berkordinasi dengan Polres Subang untuk melakukan penyelidikan kasus ini,” tegas Kompol Undang.
Dikatakan Kompol Undang, ciri-ciri korban memiliki tinggi badan sekitar 164 cm, dan rambut warna hitam lurus. Pada leher korban terdapat jejas jeratan dan diduga leher korban patah. Luka tusukan benda tajam pada dada kiri atas dengan ukuran panjang luka sekitar 4 cm dan lebar 2 cm. Lokasi penemuan mayat merupakan TKP buangan. Korban diperkirakan dibunuh di tempat berbeda. Motif pembunuhan diduga pelaku sakit hati kepada korban.
Hal ini terlihat dari luka tusukan mematikan, jeratan dan pematahan leher. Selain itu pelaku dan korban diduga saling mengenali. Sementara di hari yang sama, penemuan sesosok mayat laki-laki juga menggegerkan warga Sukamandi. Belum diketahui indentitas maupun penyebab kematian korban. Kasus tersebut hingga berita ini ditulis masih ditangani Polsek Ciasem. (pe)

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama