» » UMK Subang 2018 Ditetapkan Rp 2,5 Juta

Bewara GSP - Upah Minimum Kabupaten atau UMK Subang tahun 2018 telah ditetapkan menjadi sekitar Rp 2,5 juta. Nilai UMK tersebut mengalami kenaikan 8,2 persen atau sekitar Rp 202.000 dibandingkan tahun 2017 sebesar Rp 2,3 juta.
"Sesuai jadwal, UMK Subang tahun 2018 ditetapkan pekan lalu. Penetapan merupakan hasil musyawarah dewan pengupahan kabupaten sehingga menjadi keputusan kolektif," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Subang Asep Nuroni, Minggu 12 Novemebr 2017.
 
Dikatakan Asep, pembahasan UMK Subang sudah melalui proses dan tahapan yang telah ditentukan. Pembahasan dilaksanakan melalui musyawarah melibatkan semua unsur. Musyawarah diikuti Pemerintah Kabupaten Subang, Asosiasi Pengusaha Indonesia, serikat buruh, dan akademisi. 
Hasilnya, disepakati kenaikan UMK Subang sebesar 8,2 persen. Dengan kenaikan sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 78/2015 tentang Pengupahan, UMK Subang asalnya Rp 2,3 juta menjadi Rp 2,5 juta pada 2018. Kenaikan 8,2 persen itu sudah memenuhi dua poin acuan yakni inflasi dan hasil survei Kebutuhan Hidup Layak atau KHL. 
"Keputusan ini berdasarkan persetujuan semua pihak. Bukan hanya serikat buruh. Semua unsur sudah terpenuhi dan sepakat. Jadi, saya berharap hal ini bisa dihormati. Acuannya sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 78 tahun 2015 tentang Pengupahan," ujarnya.
Dikatakannya, jika ada yang menolak diberlakukan PP Nomor 78, hal itu menjadi hak mereka. Namun PP itu dibuat oleh pemerintah pusat sehingga penolakan seharusnya disampaikan ke pusat. "Kami hanya sebatas melaksanakan, tentunya mengacu kepada aturan yang berlaku," katanya. 
Dijelaskan Asep, setelah menghasilkan kesepakatan, langkh selanjutnya adalah menyampaikannya kepada Bupati Subang guna mendapat persetujuan. Kemudian, bila sudah ditandatangani Bupati, akan diserahkan kepada Gubernur Jawa Barat.
 "Prosesnya segera dilakukan dan penyerahannnya dilakukan secepatnya.
Hasil dari provinsi nanti disosialisasikan kepada seluruh pihak. Saya berharap bisa berjalan lancar, sehingga di awal tahun sudah bisa diberlakukan," ujarnya.***prlm

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama