» » Jembatan Gantung Muara Nyaris Ambruk

Bewara GSP - Jembatan Gantung yang menghubungkan Desa Muara dan Tanjungtiga Kecamatan Blanakan, nyaris ambruk oleh luapan air Sungai Ciasem.
Selain meluapnya aliran sungai Ciasem itu, juga disebabkan oleh sebatang pohon yang hanyut dan nyangkut di jembatan Gantung tersebut.
Menurut Kepala Desa Muara Ita Sudita, jembatan gantung itu setiap harinya dilintasi oleh warga, dengan membayar sukarela kepada pengelola sekaligus pemilik jembatan gantung itu H. Darman seorang mantan Kades dari wilayah selatan.
“Yang saya tahu sejak kecil jembatan gantung itu sudah ada, ya kira-kira ada 40 tahunan, dan dibuat oleh H. Darman secara swadaya,” ujarnya.
Diapun telah melaporkan kejadian itu kepada Camat Blanakan Nono Suparno, untuk segera diusulkan ke Pemda Subang anggaran perbaikannya. Adapun panjang jembatan sendiri sekitar 50 meter dengan lebar sekitar 2 meteran.
Saat ini sih, kondisi jembatan itu sudah bisa dilintasi lagi, warga dan pengelola jembatan gantung segera memperbaikinya.
Di lokasi itupun Pemda Subang telah membangun jembatan permanen terpanjang s-eKabupaten Subang, namun sudah tiga tahun anggaran jembatan permanen itu belum rampung 100 persen.
” Kita berharap sangat jembatan permanen ini segera rampung, nantinya bukan hanya roda dua kendaraan roda empat lebih bisa melintasinya,” pungkasnya. (pe)

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama