» » Rumitnya Penataan Pasar, Tersisa 100 Pedagang

Bewara GSP -  Persoalan pedagang pasar Rakyat Sukamelang di belakang Terminal Subang masih menjadi ‘pekerjaan rumah’ Bupati Subang. Melihat para pedagang yang kerap unjuk rasa menyampaikan aspirasi ke Pemkab, Bupati Subang Imas Aryumningsih mengaku bukan tak memperhatikan nasib mereka.
Saat ini, jumlah pedagang di Pasar Rakyat Sukamelang sekitar 100 orang. Berkurang jauh dari jumlah sebelumnya. Berdasarkan data DKUPP pedagang yang direlokasi sebanyak 317 pedagang. Mereka merupakan pedagang yang direlokasi dari pasar Pujasera dan pasar Panjang pada bulan Februari 2017.
Sementara itu, secara perlahan-lahan pedagang mulai berpindah kembali ke semula. Dengan alasan, sepi pembeli. Hingga akhirnya pedagang di Pasar Rakyat Sukamelang kini mulai menyusut. Para pedagang yang sering unjuk rasa ke Pemkab inilah yang saat ini masih bertahan di Pasar Rakyat. Mereka meminta Pemkab agar pedagang yang kini berjualan di pasar Pujasera dan pasar Panjang kembali lagi ke Pasar Rakyat Sukamelang.  Para pedagang yang berunjuk rasa berdalih, mereka yang bertahan di Pasar Rakyat Sukamelang mendukung program pemerintah.
Ketua Relokasi Pedagang Pasar Pujasera dan Pasar Panjang, Elis Langi mengatakan, hingga saat ini belum ada solusi atas keinginan pedagang Pasar Rakyat Sukamelang.  Dia menawarkan tiga solusi yang mesti dilakukan Pemkab Subang saat ini antara lain relokasi kembali pedagang ke pasar Rakyat Sukamelang, memberikan kompensasi pada pedagang yang merugi dan melakukan promosi yang gencar mengenai Pasar Rakyat Sukamelang. 
Persoalan ini memang cukup rumit. Jika saja kembali melakukan relokasi, ada kemungkinan penolakan dari pedagang. Namun jika dibiarkan tidak ada solusi, pedagang di Pasar Rakyat Sukamelang terus merugi karena sepi pembeli. Ada tarik menarik.
Ia mengaku persoalan itu cukup rumit. Namun, kata Elis, biar bagaimanapun para pedagang tetap harus diperhatikan semua. 
sementara itu  Bupati Subang, Imas Aryumningsih mengakui persoalan itu cukup pelik. Ia menginginkan agar para pedagang kembali lagi ke Pasar Rakyat Sukamelang. “Mohon siapapun, itu sudah di sana, jadi berebut rezekinya udah bersama-sama di sana (Pasar Rakyat Sukamelang, red) jadi kesadaran dari temen-temennya sendiri,” jelasnya Rabu (3/1) di Kantor DPRD Subang.
Para pedagang diminta untuk duduk bersama, karena ia menilai belum ada kekompakan antara sesama pedagang. “Ini justru tidak ada kekompakan di antara pedagang juga, masih ingin di situ lagi di situ lagi (di pasar Pujasera dan pasar Panjang, red),” ungkapnya.
Pemkab Subang, kata dia, sudah mengupayakan agar Pasar Rakyat Sukamelang tidak sepi. Yakni dengan adanya angkutan kota yang menuju ke sana. (pe)

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama