» » Satpol PP Tertibkan Pedagang

Bewara GSP - Dinas Satpol PP menjawab sudah tudingan dari pedagang Pasar Rakyat Sukamelang yang dinilai tidak bisa menegakan Perda K3. Instansi ini kemarin (14/1) melakukan penertiban di pasar pujasera belakang eks bioskop Candra dan pasar panjang.
Dalam beberapa kali unjuk rasa oleh pedagang Pasar Rakyat Sukamelang, Pemkab Subang dalam hal ini Dinas Satpol PP diminta untuk menindak para pedagang, yang masih berjualan di pasar pujasera belakang eks bioskop Candra dan pasar panjang. Kepala Dinas Satpol PP Kabupaten Subang, Tatang Supriyatna mengatakan, penertiban ini masih menindaklanjuti agenda relokasi yang dilakukan beberapa bulan yang lalu. Dinas Satpol PP hanya menjalankan tugas penertibannya saja.
Dia mengaku, dalam mengurusi persoalan pedagang ini Dinas Satpol PP Kabupaten Subang merasa sendirian. Padahal ini merupakan tugas bersama instansi terkait. Dampaknya, persoalan pedagang di Kota Subang ini seolah menjadi tanggungjawab Dinas Satpol PP.
Tugas Dinas Satpol PP hanya melakukan penertiban yang dianggap melanggar Perda K3. Soal keberhasilan maupun kegagalan relokasi merupakan tanggungjawab bersama.
Menurutnya, Pemkab Subang sudah berupaya menyediakan tempat berjualan yang baru yakni Pasar Rakyat Sukamelang.
Sehingga ia berani mengatakan, Pemkab tidak salah melakukan relokasi karena sudah menyediakan tempat baru.  Untuk mencegah pedagang kembali berjualan di pasar pujasera belakang eks bioskop Candra dan pasar panjang, petugas Dinas Satpol PP akan melakukan patroli secara berkala.
Juga pedagang yang masih berjualan di pasar pujasera belakang eks bioskop Candra dan pasar panjang, yang memilih berjualan di sana meski tempat itu dilarang untuk digunakan berjualan. Tatang berharap persoalan ini segera dibicarakan bersama. Dinas terkait segera menyikapi persoalan tersebut.
Ketua Relokasi Pedagang Pasar Pujasera dan Pasar Panjang, Elis Langi mengatakan, ada tiga solusi yang mesti dilakukan Pemkab Subang berkaitan dengan persoalan tersebut.
Antara lain, relokasi kembali pedagang ke pasar Rakyat Sukamelang, memberikan kompensasi pada pedagang yang merugi dan melakukan promosi yang gencar mengenai Pasar Rakyat Sukamelang.
Ia mengaku persoalan itu cukup rumit. Namun, kata Elis, biar bagaimanapun para pedagang tetap harus diperhatikan semua. “Ini kan soal ketegasan dari pemerintah saja, mau dibagaimanakan para pedagang yang di pasar ini,” ungkapnya. Mereka yang kini bertahan di pasar itu, kemungkinan bisa saja ikut pindah juga. Dan gedung pasar itu terancam tidak berfungsi.
Bupati Subang, Imas Aryumningsih mengakui persoalan itu cukup pelik. Ia menginginkan agar para pedagang kembali lagi ke Pasar Rakyat Sukamelang.
“Mohon siapapun, itu sudah di sana, jadi berebut rezekinya udah bersama-sama di sana (Pasar Rakyat Sukamelang, red) jadi kesadaran dari temen-temennya sendiri,” jelasnya Rabu (3/1) di Kantor DPRD Subang.
Para pedagang diminta untuk duduk bersama, karena ia menilai belum ada kekompakan antara sesama pedagang.(pe)
 


About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama