» » Lima Pekerja Migran Asal Subang Dideportasi dari Timur Tengah dan Taiwan

Bewara GSP -  Kembali Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Subang memulangkan 5 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Subang, yang dideportasi dari Timur Tengah dan Taiwan, karena persoalan over stay dan bermasalah kontrak kerja dengan pihak agency PMI.

Terkait hal itu Kepala Seksi Penempatan dan Perlindungan PMI Bina Pentak Disnakertrans Kabupaten Subang, H. Indra Suparman mengungkapkan, PMI atas nama Mariyah binti Kartiwan (47) Warga Binong Subang, Naryanto Asri (12) Warga Subang, Yati Sumiyati Binti Malik Soleh (45) Warga Subang, Rohani binti Hadi Nedi Warga Kalijati Subang, dan Mala Nurmala Ota Wikarta (36) Warga Subang, semuanya dipulangkan oleh BNP2TKI, ke tanah air, dan Disnakertrans Kabupaten Subang bertugas hanya melakukan verifikasi terhadap ke 5 PMI yang bersangkutan ke rumahnya masing-masing.
"Kami mendapatkan informasi dari BP3TKI, tentang pemulangan 5 orang PMI ke tanah air, dari Timur Tengah dan Taiwan, karena bermasalah dengan habisnya masa tinggal dan kontrak bermasalah," ujar H. Indra  di Subang, Rabu (21/2/2018).
Ia mengatakan, dari kelima PMI yang dideportasi itu, 3 PMI saat di cek kepada keluarganya, sudah berada dan berkumpul dengan pihak keluarga, sedangkan dua PMI lagi karena sudah tidak memiliki keluarga, sehingga keduanya terpaksa harus tinggal di Bandung dan Jakarta.
"Sudah Kita lakukan pengecekan kepada pihak Keluarga, 3 orang PMI sudah berada di keluarganya, dan 2 orang lagi tinggal di Bandung dan Jakarta, sebab keluarganya yang di Subang, sudah tidak ada," imbuhnya.
Indra menambahkan, khusus untuk PMI yang bermasalah dengan kontrak kerja, maka PMI yang bersangkutan, harus membayar denda kepada pihak Agenci sebesar Rp12 juta, dengan tanggungan pribadi. (r2i)

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama