» » Sah, Tiga Pasangan Calon Lolos

Bewara GSP - Pilkada Subang resmi diikuti oleh tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati. Antara lain pasangan Dedi J-Budi Setiadi, Imas Aryumningsih-Sutarno dan Ruhimat-Agus Masykur. Ketiganya resmi ditetapkan sebagai pasangan calon oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Subang, kemarin (12/2).  KPU menyatakan seluruh pasangan calon telah memenuhi persyaratan dan berhak untuk mengikuti proses tahapan selanjutnya.

“Alhamdulillah, dari tiga pasangan calon seluruhnya memenuh syarat. Maka dengan mengucapkan Bismilillahirrahmanirahim, kami KPU Kabupaten Subang pada hari Senin, tanggal 12 Februari 2018 pukul 10.58 WIB dengan ini dinyatakan seluruh bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Subang tahun 2018 dinyatakan memenuhi syarat,” kata Ketua KPU Subang, Maman Suparman dalam rapat pleno penetapan pasangan calon di Kantor KPU Subang, kemarin (12/2).
Begitu Ketua KPU Subang memberikan pernyataan tersebut, sejumlah ketua partai politik dari kubu Dedi J-Budi Setiadi dan Ruhimat-Agus Masykur melakukan interupsi. Mereka mempersoalkan perihal ijazah Imas Aryumningsih.
Mereka adalah Ketua PDIP Subang Maman Yudia, Ketua Nasdem Subang Eep Hidayat, Ketua PAN Subang Asep Rohmat Dimyati, Ketua PKS Subang T Munandar Hilmi, Ketua PPP Subang Oom Abdul Rohman.
Sementara itu, Golkar pun bersuara. Ketua Harian DPD Golkar Subang menyerahkan sepenuhnya kepada KPU yang telah bekerja sesuai aturan.
Meski begitu, KPU tetap pada keputusan tetap meloloskan Imas dengan menyebut persyaratan telah memenuhi syarat. KPU mengaku telah melakukan verifikasi administrasi dan faktual sesuai dengan aturan yang ada.
Komisioner KPU Subang, Rokib El-Fariz mengatakan, dalam menyikapi persoalan ijazah tersebut KPU sangat hati-hati dan dalam proses verifikasi melibatkan intansi yang berwenang.
Dia mengatakan, pencalonan Imas tetap berjalan. Menurutnya, tidak bisa menghukum orang yang belum tentu salah.Sementara itu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Subang, Imas Aryumningsih dan Sutarno meminta seluruh relawan dan tim pemenangannya untuk bergerak melakukan upaya-upaya pemenangan. Pasangan ini mengingatkan cara-cara yang digunakan harus bijak dan santun.
Hal tersebut disampaikan di kantor DPD Golkar, Jalan Arif Rahman Hakim No 2 Cigadung Subang, kemarin (12/2), tak lama berselang setelah penetepan pasangan calon oleh KPU.Imas mengaku bersyukur berkat doa dari semuanya, ia dan pasangannya, Sutarno telah ditetapkan menjadi paslon. Imas mengatakan, dalam mensosialisasikan kepada masyarakat, tim relawan dan pemenangan tak perlu ragu-ragu. Banyak yang membanggakan mengenai prestasi yang diraih selama menjabat bupati. 
Lebih jauh ia tetap menginginkan Pilkada Subang berjalan dengan kondusif dan bersih, yaitu dengan jalan telah berikan surat edaran kepada PNS untuk netral dan jangan memakai jargon motekar agar tidak disangka memilih salah satu Paslon. Sementara itu, pertemuan tersebut selain dihadiri penguru partai pengusung juga dihadiri sejumlah ormas mulai dari Gibas, Laskar Komando dan sayap organisasi partai masing-masing.
Di kesempatan terpisah, Tim Jimat-Akur masih mempersoalkan penetapan pasangan calon oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Subang, kemarin (12/2).
Ketua Pemenangan Tim Jimat-Akur, Asep Rochman Dimyati mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan surat keberatan terkait penetapan pasangan calon oleh KPU Subang. Menurutnya, persyaratan salah satu calon dianggap tidak sesuai dengan aturan. Selain itu KPU juga dianggap tidak bisa menunjukan bukti otentik.
Diakui Asep, pihaknya tak mempermasalahkan kasus dugaan ijazah palsu bupati. Pihaknya menyatakan menghargai asas praduga tak bersalah. Namun demikian, dari segi adminstrasi hal itu mutlak bahwa persyaratan harus sah dan tidak terlibat dengan kasus hukum. (pe)

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama