» » Air Laut Keruh, Nelayan Tak Bisa Melaut

Bewara GSP - Hujan yang turun dalam beberapa pekan terakhir berimbas pada tangkapan nelayan. Sudah hampir setengah bulan ini, para nelayan jaring gillnet millennium tidak bisa melaut akibat kondisi air yang keruh. Hal itu diungkapkan Ketua Kelompok Nelayan Cantrang, Kadis, yang kini sedang mencoba beralih menggunakan jaring gillnet millennium sesuai anjuran pemerintah.

Kadis mengungkapkan, kondisi air keruh diakibatkan dari sungai-sungai dari hulu yang terus menerus diguyur hujan. Bahkan menurut Kadis, keruhnya air laut hingga mencapai 15 mil jauhnya. Dengan kondisi seperti itu, ia dan beberapa nelayan lain yang menggunakan jaring gillnet tidak bisa melaut.
Namun Kadis yang juga Ketua Nelayan Cantrang, menjelaskan, kondisinya yang tak bisa melaut itu berbeda dengan para nelayan cantrang. Menurutnya, nelayan cantrang tidak memiliki musim seperti hal nya nelayan dengan metode jaring gillnet.
“Setiap hari nelayan cantrang itu bisa meraup di kisaran Rp 5 jutaan. Ya, meskipun sekarang ini agak turun di 2-3 jutaan. Tapi, model cantrang tidak mengenal musim,” katanya.

Meskipun begitu, Kadis berharap cuaca segera kembali normal. Sehingga dirinya yang kini sedang mencoba dan mengenalkan metode penagkapan ikan dengan jaring gillnet millennium pada nelayan lain bisa kembali melaut.
Selama kurang lebih dua bulan terakhir, Kadis memakai jaring gillnet untuk menangkap ikan tenggiri, ikan tongkol, ikan subal, dan ikan kuru. Jika dalam keadaan normal, per hari ia bisa mendapatkan berkwintal-kwintal ikan.
Ia berharap, dengan dicobanya model penangkapan ikan menggunakan jaring gillnet, ia dan nelayan mendapatkan bantuan kapal yang lebih besar GT-nya.
“Ini kan bantuan jaring sampai 9 Depa, tapi karena kapal kita kecil, akhirnya di modifikasi lagi sampai 3 Depa,” katanya.

Ini bertujuan supaya program dari pemerintah bisa berjalan. Namun demikian, dirinya mengharapkan soal pelarangan cantrang jangan sampai terjadi. Menurutnya, penggunaan cantrang bisa menghasilkan dampak yang cukup besar bagi nelayan. Namun dirinya juga tidak menampik jika terus berusaha untuk mencoba mengenalkan jaring gillnet millennium ke nelayan lain asalkan kapal yang digunakan GT nya ditambah. (pe)

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama