» » HATI-HATI, SARDEN IMPOR BERCACING - BPOM AKAN UJI PRODUK SEMUA MEREK

Bewara GSP - Masyarakat diminta lebih hati-hati membeli produk makanan yang diawetkan dalam kaleng. Saat tengah viral sarden mengandung cacing dan menjadi sorotan pemerintah. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) membenarkan telah menemukan adanya cacing dengan kondisi mati pada produk ikan kemasan kaleng atau yang sering disebut sarden.

Dalam keterangan resminya, BPOM telah mengidentifikasi sarden mengandung cacing mati pada sarden dengan merek dagang Farmerjack, IO dan HOKI. Setelah dilakukan pemeriksaan, BPOM telah memerintahkan kepada importir untuk menarik ketiga produk dengan merek tersebut dari peredaran dan melakukan pemusnahan.
“Ada empat keputusan yang ditetapkan dari hasil laboratorium pada produk ikan kemasan tersebut. Sejak keputusan itu kami meminta pihak importir menarik produk tersebut dari pasaran dan mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mengkonsumsinya,” ujar Ketua BPOM Jabar, Abdul Rohim Minggu (25/3).
Apakah produk tersebut juga beredar di Jawa Barat? Dirinya belum mendapatkan langsung dari masyarakat Jawa barat. Produk tersebut baru didapatkan dari sampel importir di Batam dan Jakarta. Juga belum ada laporan keluhan dari konsumen. BPOM Jabar akan turun ke pusat perbelanjaan dan pasar pasar tradisional.
Selanjutnya, selain akan memeriksa semua pusat perbelanjaan dan peredara produk tersebut. BPOM juga akan melakukan pengawasan dan penarikan produk ikan kaleng kemasan merek yang lain untuk menjaga agar hal yang sama tidak terjadi.
Terpisah, Sekretaris Dinas Kesehatan Subang dr. Syamsu mengatakan akan segera melakukan koordinasi dengan dinas terkait untuk menyikapi peredaran sarden mengandung cacing. Saat ini pihaknya masih menunggu surat edaran dari BPOM.
Menurut Syamsu, sebelumnya juga pihaknya bergerak setelah ada surat edaran dari BPOM terkait larangan beredar untuk obat sariawan albhotyl. Kasi Perlindungan Konsumen dan Kemetrologian Dinas Koperasi UKM Perdaganan dan Pasar, Nisa menambahkan, pihaknya akan segera melalukan pengawasan penuh dan sidak ke berbagai toko modern dan pasar terkait temuan sarden bercacing di luar Kabupaten Subang.

Ia pun mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati membeli sarden kaleng, terutama produk impor. Kami akan segera sidak, kami juga mengimbau masyarakat agar berhati-hati membeli sarden kaleng impor dari Cina,” katanya.
Sementara itu warga Perumahan Buana Subang Kencana, Mimin (34) mengatakan, dirinya memang mendengar kabar sarden kaleng berisi cacing yang ditemukan di luar Subang. “Pokoknya jangan biarkan masuk ke Subang,” kata Mimin. (pe)

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama