» » Wah… Ini Dia 5 Alasan Mengapa Anak Kita Malas, yang Kedua Karena Cara Kita Menghadapinya!

Tips GSP - Sebagai orang tua, kita pasti memiliki banyak pertanyaan seputar tumbuh kembang anak, seperti misalnya mengapa anak tak menyukai mata pelajaran tertentu atau mengapa anak susah meninggalkan mainannya. Karena penat oleh rutinitas harian, seringkali kita mudah marah melihat anak yang rasa-rasanya hanya bermain terus tanpa menyentuh tugas rumahnya. Namun yang perlu kita pikirkan juga, anak juga merasa capek setelah seharian berada di sekolah.

Usahakan untuk terbiasa memberi waktu bersama anak untuk mengobrol dan lebih terbuka, sehingga anak bisa lebih dekat pada kita juga.Masalahnya, hingga kini masih banyak orangtua yang masih belum bisa menghadapi anak yang susah belajar. Padahal, kita mestinya paham bahwa bila anak diberi tuntutan untuk belajar, tentu akan ada tekanan yang dirasakan oleh anak kita. Kuncinya, adalah menemukan cara di mana kita bisa memotivasi anak untuk belajar. Selain itu, cari tahu juga apakah kemalasan anak tersebut karena anak sedang memiliki minat pada hal lain. Bila diperlukan, bisa ajak anak pada ahli psikologi anak untuk diberi beberapa tes, untuk melihat minat dan bakat anak. Selain itu, perkembangan anak tak hanya dilihat pada kecerdasannya saja, namun juga pada perilakunya.
4 poin penting yang bisa dilihat selama perkembangan anak adalah cara pikir, kemampuan berbahasa, kesadaran sosial, empati, dan kesadaran diri. Ketika melihat tanda-tanda anak sedang jenuh, kita bisa melakukan beberapa cara untuk membantunya agar kembali bersemangat, seperti yang dilansir dari laman Psychology Today berikut.
#Ubah Cara Kita : Bila tanda kemalasan anak sudah tampak, dekati tanpa harus memarahinya. Ajak anak untuk terus mencoba dan berusaha. 
#Cari Alasan Anak Tertekan : Cari tahu mengapa anak begitu tertekan.
Apakah karena kurangnya pengalaman, ataukah karena merasa gagal. 
#Kurangi Stress : Kita harus mempertimbangkan segala potensi penyebab stress, khususnya pada aspek kognitif anak. Stress juga bisa membuat anak tidak tertarik melakukan sesuatu. Beri pemahaman pada anak agar jangan mudah stress. Anak dan remaja masih dalam kondisi mudah tertekan namun belum bisa menanganinya sendiri. 

#Beri Jeda untuk Istirahat : Sebelum berusaha atau mengulang lagi, beri jeda waktu untuk anak bisa beristirahat.

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama