» » JANJIKAN STADION BERTARAF NASIONAL DEDI J SERAP ASPIRASI PEMUDA PANTURA

Bewara GSP - Calon Bupati Subang, Dedi J menginginkan peran aktif pemuda dalam membangun Subang. Namun hal itu juga harus didukung dengan perhatian terhadap aspek minat dan bakat pemuda serta sarana dan prasarana yang mendukung.

Keinginan Dedi J itu dituangkan dengan melakukan pertemuan dengan sejumlah komunitas yang ada di wilayah Pantura, diantaranya Viking Pamanukan, Slankers, Moonraker, Galeri Otomotif Motor (GOM), Paguyuban 26 serta KNP. Pertemuan yang digelar pada Sabtu (24/3) tersebut dipusatkan di Radio GSP FM Pamanukan dengan tujuan menyerap aspirasi dan keluh kesah pemuda di wilayah Pantura.  “Saya ini asli Pantura, dari kecil hidup di Pantura. Saya ingin mengangkat derajat orang Pantura,” kata Dedi.

Di hadapan para pemuda, Dedi mengungkapkan keinginannya untuk mengabdi pada Subang. Apalagi jika melihat kondisi di Pantura dengan infrastruktur jalan yang banyak rusak dan becek serta minimnya sarana pendukung kegiatan pemuda. Dedi J lalu menjelaskan pada para pemuda dari berbagai komunitas yang hadir, mengapa ia memutuskan untuk mencalonkan diri jadi Bupati. Ia ingin membuat arena olahraga atau stadion dengan taraf nasional di wilayah Pantura.
“Saya tahu sejak dulu potensi anak-anak di sini dalam olaharaga, apalagi sepakbola itu banyak,” ujar Dedi.

Lalu kemudian saat proses dialog, Aldo, salah seorang pemuda yang hadir pada waktu itu, mengatakan keluh kesahnya mengenai minimnya pemuda Pantura yang masuk ke Persikas Subang. Aldo mensinyalir proses seleksi untuk masuk Persikas akan sulit jika tidak ada orang dalam.  Muhamad Cahyana selaku Ketua Viking Pamanukan, juga mengeluhkan mengenai ketimpangan dan diskriminasi yang dirasakannya ketika membuat sebuah acara. Sebab, terkadang komunitas-komunitas di Pantura, termasuk yang dinahkodainya itu kerap kali tersisihkan. Ia menyebut misalnya saja mengenai kesulitan proses perizinan membuat sebuah acara serta bantuan dari organisasi kepemudaan di Subang.
“Saat proses dan prosedur yang dijalaninya sama dan lebih dulu kita lakukan, tetapi bantuan tidak dapat dan malah komunitas lain yang mendapatkan padahal proposal komunitas tersebut masuk tidak lebih cepat dari yang saya ajukan,” kata Yana.

Dedi J lalu menjawab satu persatu pertanyaan dan keluh kesah yang diungkapkan padanya. Dedi menekanakan bahwa peran pemuda di era sekarang ini sangat penting dalam menunjang pembangunan khususnya terhadap Subang serta nantinya akan memperhatikan pengembangan minat dan bakat pemuda serta menunjangnya dengan pembangunan sarana dan prasarana pendukung seperti arena olahraga.
“Sekarang ini saya bukan apa-apa dan tidak bisa apa-apa, tapi saya mendengar dan mencatat keluh kesah kalian. Maka bantulah saya, karena saya ini orang pantura asli sama seperti kalian,” kata Dedi.

Usai acara, Dedi J langsung bertolak meninggalkan acara setelah sebelumnya melakukan foto bersama dengan semua komunitas yang hadir diacara tersebut. Rahmat Parmono selaku Bendahara Slankers yang hadir mengharapkan jika apa yang telah dibicarakan bukan menjadi satu khayalan atau angn-angan belaka. “Mudah-mudah setiap keluhan dari slankers atau komunitas yang lain bisa ia tepati,” tuturnya.
Senada dengan Rahmat, M Cahyana selaku Ketua Viking Pamanukan menyerukan pada komunitas yang ada di Pantura untuk bersama-sama mendukung Dedi J. Sebab menurut Yana, untuk mengatasi masalah terasing dan tersisihkanya komunitas-komunitas Pantura di Subang dengan mendukung Dedi J yang notabene adalah putra Pantura. “Istilahnya kita mensupport, tidak lagi istilahnya jagoan pantura selain Pak Dedi,” tutup Yana.

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama