» » Panwaslu Subang Surati Semua Paslonbup Terkait Pelanggaran Pilkada

Bewara GSP -   Pelanggaran Pilkada di masa kampanye yang dilakukan Pasangan Calon Bupati Subang dan Pasangan Calon Gubernur Jawa Barat, pada Pilkada Serentak 2018 di Kabupaten Subang, pelanggaran yang dilakukan para Paslonbup dan Paslongub tersebut yaitu, menggunakan Pondok Pesantren dan tempat Ibadah sebagai sarana untuk berkampanye, padahal itu jelas pelanggaran, dan itu hanya menjadi sebuah catatan bagi Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Subang. 

Maka dari itu menurut Ketua Panwaslu Kabupaten Subang Raskim S,Ag, dalam waktu dekat ini, Panwaslu segera melayangkan surat edaran, terkait dengan larangan sarana ibadah dan Pondok Pesantren, untuk tidak menggunakannya dalam berkampanye.

Sementara itu surat pemberitahuan, yang dilayangkan Panwaslu itu kata Raskim, langsung ditujukan kepada Paslonbup masing-masing, agar menjadi perhatian bagi Paslonbup yang bersangkutan.

"Ya kalau suratnya Kita tujukan kepada LO-nya atau Tim Suksesnya khawatir tidak disampaikan kepada Paslonbup, yang bersangkutannya, percumakan," tegas Raskim.
Sedangkan untuk Paslongub sendiri, ditegaskan Raskim, Panwaslu Kabupaten Subang, harus berkoordinasi dengan Bawaslu Provinsi Jawa Barat, karena itu kewenangannya ada di Bawaslu Provinsi, di Panwaslu Kabupaten Subang, hanya sebagai catatan saja.(r2i)

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama