» » Polda Tangani 21 Kasus Hoax

Bewara GSP - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat berhasil mengungkap dan menangani 21 kasus penyebaran informasi hoax. Hal itu diungkapkan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto didampingi Kapolres Subang AKBP M Joni bersama tokoh masyarakat, tokoh agama dan berbagai organisasi kemasyarakatan saat mendeklarasikan anti hoax di taman baca Mapolres Subang, Rabu (21/3). Deklarasi dihadiri berbagai perwakilan organisasi masyarakat, pemuda, Pjs Bupati Subang Dady Iskandar serta jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopinda).

Dalam kunjungannya di Subang, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol mendatangi Rumah Inspirasi di Kelurahan Dangdeur dan mendeklarasikan anti hoax bersama sejumlah elemen masyarakat. Ia menegaskan, Subang menjadi salahsatu daerah yang menggelar Pilkada di Jawa Barat. Ia menghimbau kepada masyarakat agar menggunakan medsos secara bijak dan jangan menyebarkan infomasi yang tidak bertanggung jawab dan menyesatkan sehingga bisa menimbukan chaos.
Ia memaparkan, dalam 40 hari masa kampanye yang berjalan saat ini masih aman dan kondusif. Kasus penyebaran berita hoax di Provinsi Jawa Barat ada 21 kasus. Sebanyak dua di antaranya benar hoax dan sudah dilakukan proses hukum dilimpahkan ke kejaksaan. Sementara 13 lainnya juga masih dalam pengembangan proses hukum. Seperti di Bandung, Bogor dan lainnya. Irjen Budi pun meminta Polri bersikap netral di Pilkada. Agar Polri selalu menjaga inntergirtas dan jangan ada yang memihak salah satu calon dalam pelaksanaan Pemilu. elain itu, dirinya meminta kepada MUI agar mencarikan bibit-bibit yang ingin masuk Polri yang sudah hafidz (hafal) Alquran. Dia pun mengaku sudah menginstruksikan kepada Kapolres Subang agar selalu mengunjungi pesantren- pesantren yang ada di Kabupaten Subnag. “Kita minta ada yang hafidz Quran dalam penjaringan anggota Polri kedepannya,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Pjs Bupati Subang Dady Iskandar mengatakan, dirinya yang akan segera kembali ke tugasnya di Provinsi Jabar setelah Plt Bupati Subang dilantik, Jumat (23/3) mendatang. Ia pun berharap agar masyarakat Subang tidak terkena kasus menyampaikan dan menginfokan berita hoax. “Momen Pilkada seperti ini sangat rentan,” ujarnya.(pe)

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama