» » Polres Subang dan Dishub Ramp Check Bis Angkutan Umum dan Pariwisata

Bewara GSP - Jajaran Satuan Lalulintas Polres Subang bersama dengan Dinas Pehubungan Kabupaten Subang, melakukan pemeriksaan kelaikan kendaraan (Ramp Check) sejumlah kendaraan angkutan umum dan bis pariwisata, serta angkatan barang, yang digelar selama 2 hari berturut-turut. 

Pemeriksaan dilakukan guna menghindari terulang kembali kecelakaan maut di Tanjakan Aman Ciater Subang, beberapa waktu lalu yang dialami Bis Pariwisata asal Tangerang Banten dengan korban meninggal dunia 27 orang. 
Kapolres Subang AKBP Muhammad Joni melalui Kasatlantas Polres Subang, AKP Budhi Hendratno SH, MH mengatakan, ramp chekc tersebut merupakan antisipasi atas kecelakaan ditanjakan Aman beberapa waktu lalu, yang dilakukan pihak Kepolisian dan Dinas Perhubungan.
"Sudah dua pekan ini Kami bersama dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Subang, yang menurunkan Personil dari Tim Penguji Kelaikan kendaraan, dan dari Kementerian Perhubungan yang diwakili oleh Kepala Terminal Tipe A. Subang, Argo, untuk melakukan ramp chekc di terminal dan di jalan raya serta Objek Wisata," tutur AKP Budhi   di Subang, Minggu (4/3/2018).
Sementara Budhi mengungkapkan, dari hasil ramp check selama dua hari itu, pihaknya menjaring ratusan kendaraan bis angkutan umum, bis Pariwisata dan angkutan barang, 38 diantaranya dilakukan penilangan, karena tidak memenuhi ketentuan saat dilakukan ramp chekc, baik itu dari kelaikan kendaraan maupun kelengkapan surat-surat kendaraan.
Lebih lanjut Budhi menyatakan, kegiatan ramp chekc tersebut, sekaligus sebagai upaya sosilisasi keselamatan berlalulintas kepada par pengguna jalan, dan dalam kegiatan sosialisasi tersebut pihaknya melibatkan, boneka Promoter Lantas, karena upaya ini sudah menjadi perintah dari Pimpinan Polri dan Kementerian Perhubungan, dan kedepan akan melibatkan pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, dalam hal tekhnis jalan, termasuk Dinas Kesehatan dan Psykiater.
Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Subang, Rona Mairansyah mengatakan, dalam setiap ramp chekc yang dilakukan oleh Dinas Pehubungan dengan melibatkan Polisi Lalulintas, karen untuk oenindakan kendaraan angkutan bukan kewenangan dari Dinas Perhubungan, jika ada kendaraan yang melakukan pelanggaran.
"Ya ini sudah menjadi kegiatan rutin Kami Dinas Perhubungan dan Kepolisian Resort Subng, untuk melaksanakan ramp chekc tersebut," kata Rona.
Ia menambahkan, dalam kegiatan ramp chekc tersebut, pihaknya melibatkan 6 personil Penguji kelaikan kendaraan, yang diturunkan langsung kelapangan untuk melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah kendaraan bis angkutan umum, bis pariwisata dan angkutan barang. (r2i)

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama