» » Tahun 2018 Pemkab Subang Miliki 56 Hektare Tanaman Padi Organik Bersertifikasi

Bewara GSP - Sejak tahun 2016 sampai dengan tahun 2018 ini, Dinas Pertanian Kabupaten Subang, mulai mengembangkan budidaya beras organik bersertifikasi in office, dengan luasan lahan mencapai 56 hektare, yang berlokasi di Desa Sukamandi Kecamatan Sagalaherang seluas 10 hekatere, yang dikelola oleh Kelompok Tani Peuteuy Gede, dan 46 hektare di Desa Pringkasap Kecamatan Pabuaran, yang dikelola oleh Kelompok Tani Paguyuban Bumi Mandiri.

Pada awal tahun 2016 lalu kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Subang Djaja Rohadamadja didampingi Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Subang, Asep Heryana, untuk mengembangkan beras organik lahan yang digunakan untuk beras organik tersebut, sebelumnya harus disertifikasi, kemudian lahan tersebut di perlakukan secara organik.

Asep menyatakan, kedua kelompok tani tersebut, dipasilitasi mulai dari sertifikasi sampai dengan pengemasan, karena beras organik yang dihasilkan kedua kelompok tani tersebut, harus dipasarkan, dengan catatan harus memiliki label sertifikasi.
"Untuk mengembangkan beras organik tersebut, lahannya terlebih dahulu harus disertifikasi, kemudian kemasan beras organik-nya juga harus berlabelkan sertifikat yang dikeluarkan oleh salah satu Badan Sertifikasi yaitu in office," jelasnya.

Sementara itu varietas yang dikembangkan menjadi beras organik oleh kedua Kelompok tani tersebut yaitu, varietas invari, Ir 24 dan Ciherang, karena menurut Asep, baru ketiga varietas itulah yang paling banyak diminati para konsumen, dan mudah bagi kelompok tani dalam memperlakukannya. (r2i)

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama