» » KEBERADAAN TPA PANEMBONG TERANCAM PENUH, DLH SUBANG USULKAN 2 SOLUSI

Bewara GSP -  Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Subang, perlu adanya penambahan areal Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA), karena areal TPA Panembong yang ada saat ini, dikhawatirkan dua atau tiga tahun kedepan tidak mampu menampung lagi sampah, yang dari hari ke hari terus mengalami peningkatan volume. 

Kepala UPT TPA Panembong Yaya Sudarya mengatakan, pihaknya sudah mengusulkan pembelian lahan tanah seluas 35 hektare yang berada tepat di samping TPA Panembong untuk dibeli oleh Pemkab Subang, sebagai upaya perluasan dan pengembangan TPA yang ada. "TPA Panembong ini hanya memiliki luas sekitar 6,5 hektare, jadi Kita butuh peluasan dan pengembangan TPA yang cukup representatif, agar persoalan ancaman ke depan TPA Panembong akan penuh, bisa Kita antisifasi," ujar Yaya di Subang, Minggu (29/4/2018). 

Sementara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Subang, Yayat Sudrajat menjelaskan, permasalahan yang dihadapi di TPA Panembong saat ini, yaitu adanya kekhawatiran tidalk tertampungnya sampah di TPA kedepannya, dan DLH, sudah memiliki beberapa alternatif, salah satunya dengan mengusulkan pengadaan tempat untuk mengganti TPA Panembong, TPA pengganti itu lokasinya ada di Desa Padaasih Kecamatan Cibogo, namun terbentur dengan persoalan izin masyarakat, dan pembangunan infrastruktur yang menjadi penunjang TPA baru, yang dipastikan akan memakan biaya tidak sedikit. 

Lebih lanjut Yayat menyatakan, adapun lahan tanah yang terdekat, yang luasnya cukup representatif, namun persoalannya harga yang diinginkan pemilik tanah, belum bisa masuk standard yang sesuai dengan kemampuan keuangan Pemerintah Kabupaten Subang, jadi persoalan pindah atau menambah areal lahan TPA Panembong itu, sampai saat ini, masih belum ada kejelasan. (r2i)

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama