» » PUSKESMAS CISALAK MANTAPKAN PIS-PK

Bewara GSP - UPTD Puskesmas Kecamatan Cisalak memantapkan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK). Pada rapat minggon Kecamatan Cisalak, Kepala UPTD Puskesmas dr. M. Arief Rakhman bersama Camat Cisalak Drs. Vino Subriadi memaparkan capaian PIS-PK kepada pada kepala desa se-Kecamatan Cisalak. Pada kesempatan tersebut, dr. Arief menyampaikan Lokakarya Mini Tribulanan.

Menurutnya, latar belakang PIS-PK merupakan salah satu program dari Agenda ke-5 Nawa Cita, yaitu Meningkatkan Kualitas Hidup Manusia Indonesia. Program tersebut, juga berdasarkan Permenkes RI Nomor 38/2016, tentang pedoman penyelenggaraan PIS-PK. “Tujuannya, meningkatkan akses keluarga dan anggotanya terhadap pelayanan kesehatan yang komperhensif, promotif, preventif, kuratif dan rehabilitasi dasar. Mendukung pencapaian SPM di Kabupaten/kota melalui peningkatan akses sreening kesehatan. Mendukung pelaksanaan JKN dan tercapainya PIS dalam Renstar Kemenkes 2015-2019,” paparnya.
Pendekatan keluarga dr Arief menjelaskan, salah satu cara puskesmas untuk meningkatkan jangkauan sasaran dan medekatkan/meningkatkan akses pelayanan kesehatan di wilayah kerjanya dengan mendatangi keluarga.
Indikatornya, lanjut dr Arief menambahkan, ada 12 item yang terbagi dalam tiga sub bagian untuk mencapai PIS-PK. Pada bagian gizi kesehatan ibu dan anak, petugas kesehatan melakukan observasi keluarga yang mengikuti KB. Kemudian, ibu bersalin di faskes, bayi mendapatkan imunisasi dasar dan diberi ASI ekslusif selama 6 bulan serta pertumbuhan balita dipantau tiap bulan. PAda bagian pengendalian penyakit menular dan tidak menular, penderita TB paru berobat sesuai standar. Penderita hipertensi berobat teratur dan gangguan jiwa berat tidak ditelantarkan. Pada bagian perilaku dan kesehatan lingkungan, tidak adanya anggota keluarga yang merokok, keluarga mempunyai akses terhadap air bersih dan menggunakan jamban sehat. Terakhir keluarga menjadi anggota JKN/askes.
Sementara itu, Camat Cisalak Drs. Vino Subriadi mengapresiasi progra tersebut dan menyarankan tidak hanya dilaksanakan di Desa Cisalak namun di desa lainnya se-Kecamatan Cisalak. Meski demikian Camat menyadari ada tiga desa yang belum masuk kategori Open Defecation Fee (PDF). “Desa Mayang, Gardusayang dan Cimanggu akan diupayakan deklarasi ODF tahun ini,” katanya.
Camat pun berpesan kepada kepala desa untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan di sekitarnya. (pe)

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama