» » SATLANTAS POLRES SUBANG AJAK KEPSEK SE-SUBANG SOSIALISASIKAN KESELAMATAN BERLALU LINTAS

Bewara GSP - Tingginya angka pelanggaran lalulintas di Jalan Raya, yang menjadi salah satu penyebab kecelakaan lalulintas, maka Polres Subang, bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama Subang, menggelar "Sosialisasi Keselamatan Berlalulintas" , yang diikuti oleh semua Kepala Sekolah SMP, MTs, SMA, SMK dan MA sederajat se-Kabupaten Subang, yang di gelar di Aula Rapat Kantor Kemenag Subang, Rabu (4/4/2018). 

Kapolres Subang AKBP Muhammad Joni S.I.K melalui Kasat Lantas Polres Subang, AKP Budhi Hendratno SH, MM mengatakan, sosialisasi ini bertujuan untuk menekan angka kecelakaan yang dikibatkan oleh banyaknya pelanggaran berlalulintas, seperti malawan arah, melanggar rambu-rambu lalu lintas, dan melanggar ketentuan lalulintas lainnya, angka pelanggaran lalulintas ini diakibatkan oleh anak sekolah.
Budi mengungkapkan, angka kecelakaan lalulintas yang dialami oleh anak-anak sekolah, selama tahun 2015 sampai dengan 2017 kemarin, Satlantas Polres Subang mencatat 291 kasus kecelakaan lalu lintas. 
"Di tahun 2015 Kami mencatat ada 131 kasus kecelakaan lalulintas yang dialami anak-anak sekolah, tahun 2016 menurun hingga 50 kasus, dan pada tahun 2017 kembali mengalami kenaikan kasus kecelakaan sebanyak 109 kasus," imbuhnya.
Lebih lanjut Budi menyatakan, tidak hanya sampai di "Sosialisasi Keselamatan Berlalulintas" dalam menekan angka kecelakaan lalulintas ini pihaknya juga akan menindaklanjutinya ke seluruh sekolah, termasuk pemasangan sejumlah spanduk keselamatan berlalulintas, di beberapa titik jalan Raya, agar menjadi perhatian semua pihak.
"Sosialisasi keselamatan berlalulintas ini tentunya akan Kami tindaklanjuti ke seluruh sekolah, sehingga dari hasil sosoalisasi hari ini bersama dengan seluruh Kepsek SMP, MTs, SMA, SMK dan MA ini, bisa membawa hasil yang maksimal, untuk menekan kecelakaan lalulintas yang dialami anak-anak sekolah," tegas Budi. 
Ia menambahkan, persoalan lain yang menjadi penyebab tingginya angka kecelakaan lalulintas, karena panjangnya ruas jalan Pantura, Tol Cipali dan ruas jalan Bandung Subang, yang memiliki kontur jalan menurun dan berbelok-belok, sehingga menempatkan Subang menjadi yang tertinggi di Jawa Barat, dalam kasus kecelakaan lalulintas tersebut. (r2i)

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama