» » SEEPAR INDONESIA - KOMUNITAS TKI BIJAK SUBANG

Bewara GSP - KOMUNITAS TKI BIJAK SUBANG adalah  komunitas para pekerja sosial yang bekerja dengan masyarakat marijinal dan rentan untuk membangun masa depan yang lebih baik. Komunitas ini sangat peduli pada isu keadilan dan migrasi. keahliannya dalam bidang komunikasi strategis, konsuling, konsultasi, monitoring dan evaluasi serta penelitian.

Keberadaan Komunitas ini adalah sebagai salah satu akses untuk meningkatkan serta pertukaran pengetahuan dan informasi bagi penguatan rekrutmen calon tenaga kerja migran di Subang.  Bekerja secara kolabirasi, interdisiplliner (lintas disiplin) dengan berbagai stakeholder yang memiliki visi kerelawanan yang kuat. Komunitas ini bergerak sejak awal Agustus 2017.

Menurut Data dari BNP2TKI (2017) Kabupaten Subang tercatat sebagai salah satu kabupaten terbesar di Indonesia yang mengirimkan TKI, pada urutan ke sembilan secara Nasional. Sebagaimana daerah lain pemasok TKI Perempuan Subang juga menjadi mayoritas yang bekerja ke luarnegeri, bekerja di sector non formal dengan tingkat pendidikan dan kemampuan keahlian yang rendah.

Pengiriman TKI ke Luar negeri dari kabupaten SUbang sangat dinamis. BNPTKI pada tahun 2016 mencatat. Kab.Subang mengirimkan 6.522 TKI. Data Disnakertrans Subang sampai perengahan bulan November 2017, Subang mengirimkan 6.700 orangm dan sampai akhir tahun 2017, Subang tercatat 8.831 orang.

Pada dua minggu pertama bulan Januari 2018, Disnakertrans Subang telah menerima permohonan CTKI sebanyak 583 orang. Dengan demikian tampak bahwa dari tahun 2016,2017 jumlah TKI asal Subang mengalami kenaikan cukup banyak.

Data tersebut yang terdaftar resmi di Disnakertrans, ban bukan data riil jumlah warga Subang yang bekerja di luarnegeri. Karena menurut  Disnakertrans Subang, beberapa Kasus TKI Bermasalah yang menimpa wargaSubang, ternyata tidak tercatat di Disnaker dan atau berangkat dari daerah lain.

Seperti belum lama ini ,  Dinas Tenaga Kerja dan Transmigarsi Kabupaten Subang, memulangkan Jenazah 2 TKI yang meninggal di Luar Negeri yaitu di Korea Selatan, dan Hongkong. Kedua Jenazah TKI tersebut yaitu, atas nama Almarhum Muhammad Zeni, yang meninggal di Korea Selatan dan Almarhummah Yunengsi, yang meninggal di Hongkong. Kedua Jenazah TKI yang meninggal tersebut, tiba di tanah air hari Selasa (24/4/2018) sore tadi, dan Rabu (25/4/2018). Kepala Seksi Penempatan dan Perlindungan TKI, Bina Penta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Subang, H. Indra Suparman SH, mengungkapkan, kedua TKI tersebut atas nama. Muhammad Zeni warga Desa Cigugur Kecamatan Pusakanagara, meninggal di Korea, dan TKI atas nama Yunengsih yang meninggal di Hongkong. Sementara itu kasus kedua TKI tersebut menurut Indra, penyebab meninggalnya kedua TKI tersebut, Muhammad Zeni karena menderita sakit hypertensi yang menyebabkan pembuluh darahnya pecah, sedangkan penyebab meninggalnya Yuningsih di Hongkong, diduga bunuh diri loncat dari gedung berlantai 23. Sementara itu kedatangan dua Jenazah kedua TKI tersebut, Jenazah Almarhum Muhammad Zeni tiba di tanah air hari Selasa (24/4/2018) sekira pukul 15.45 Wib sore ini, sedangkan Jenazah Almarhummah Yunengsih tiba di tanah air hari Rabu (25/4/2018) dini hari besok sekira pulul 03.00 Wib. 

Jumlah TKI yang begitu besar, pastilah telah memberikan kemakmuran bagi SUbang, dan semestinya mendapatkan perlindungan yang memadai sejak dari proses rekrutmen, pelatihan, pengangkutan, penempatan hingga kembali pulang ke Indonesia. Selain itu TKI Juga penting untuk mendapatkan fasilitas yang dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan supaya memiliki kapasitas yang memadai, sehingga dapat mendapatkan kesejahteraan yang baik.

Dalam Situasi seperti ini  KOMUNITAS  TKI BIJAK SUBANG , bergerak berkolaborasi dengan berbagai pihak berperan penting dalam upaya memberikan dukungan dan berkontribusi dalam memaksimalkan perlindungan pada TKI.

KEGIATAN YANG DILAKUKAN DIANTARANYA:
1. Penyuluhan kepada CTKI . Dengan strategi tatap muka langsung, konsultasi langsung yang dilakukan para relawan (fasilitator) yang terdiri dari mantan TKI.
2. Penyuluhan kepada komunitas atau masyarakat umum yang membutuhkan informasi dan pertukaran pengalaman tentang migrasi.
3. Kampanye melalui media sosial. Facebook: TKI Bijak. Ig @TKIBIJAK. dan Twitter @TKIBIJAK
4. Konsultasi melalui Media online.
5. Kolaborasi bersana Disnaker, PPTKIS, Media dan para pihak yang memiliki komitmen yang sama. Bentuk Kolaborasi disesuaikan dengan kapasitas dan kebutuhan bersama.

UNTUK INFO LENGKAP BISA MENGHUBUNGI:
1. lisna Handayani  Hp:083126562310
2. Aah Marratussholikhan Hp: 083148593975.
email: tkibijak@gmail.com.

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama