» » MASYARAKAT PEMILIH BISA BAWA KK ATAU SIM KE TPS, JIKA TIDAK MILIKI E-KTP ATAU SUKET

Bewara GSP - Sebuah Kabar gembir bagi masyarakat Pemilih yang tidak memiliki e-KTP atau Surat Keterangan (Suket) yang dikeluarkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapi), namun terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada Bupati Subang dan Pilkada Gubernur Jabar pada Pilkada Serentak 2018, tidak perlu khawatir hak politiknya tidak tersalurkan di TPS pada Rabu tanggal 27 Juni 2018 lusa, karena Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI sudah mengeluarkan surat edaran yang bernomor 574.

Terkait hal itu, Ketua KPU Kabupaten Subang, Maman Suparman S.Ag membenarkan, bahwa surat KPU RI itu, membawa angin segar bagi Penyelenggaran Pilkada Serentak 2018, terlebih bagi masyarakat, yang belum memiliki e-KTP dan Suket, bisa diganti dengan dokumen kependudukan lainnya seperti Kartu Keluarga (KK), atau SIM, yang bisa memperkuat masyarakat Pemilih dalam menyalurkan hak politiknya nanti di TPS.
"Pada waktunya nanti masyarakat Pemilih, tidak usah khawatir, tidak bisa menyalurkan politiknya di TPS, meski tidak memiliki e-KTP atau Suket, dan sudah terdaftar di DPT, bisa membawa dan menunjukan KK atau SIM kepada petugas KPPS, sehingga hak Politik masyarakat pemilih bisa tetap tersalurkan di TPS," jelas Maman  Senin (25/6/2018).
Sehingga dengan begitu, kata Maman, tidak ada alasan lagi masyatakat pemilih untuk tidak menyalurkan hak politiknya di TPS pada hari Rabu lusa nanti, dan KPPS diwajibkan untuk memfasilitasi masyarakat Pemilih yang membawa KK atau SIM, dengan catatan sesuai dengan domisili di mana TPS itu berdiri.   Lebih lanjut Maman berharap, dengan adanya surat KPU RI itu, bisa mendongkrak tingkat partisifasi masyarakat Pemilih di Pilkada Serentak 2018, yang ditargetkan 80 persen, bahkan diharapkan bisa melebihi target. (r2i)

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama