» » DPRD SUBANG SEGERA PANGGIL KADISDIKBUD TERKAIT KISRUH PPDB

Bewara GSP - Komisi IV DPRD Subang menyoroti kekisruhan yang terjadi pada saat proses pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2018/2019.  Untuk itu, Komisi IV DPRD Subang, Senin (30/7/2018) besok akan memanggil Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Subang, guna klasrifikasi kekisruhan proses pelaksanaan PPDB tersebut. 

Ketua Komisi IV DPRD Subang, H. Rosyid menyatakan, sebetulnya Komisi IV sudah mendengar kisruh di PPDB itu sejak digulirkannya PPDB dengan sistem zonasi, tetapi karena semua anggota Komisi IV sedang sibuk dalam urusan Pilkada Serentak dan sibuk untuk memenuhi persayaratan Bakan Calon Legislatif (Bacaleg) di Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 nanti, pihaknya baru memiliki waktu yang luang untuk memanggil Disdikbud itu pada pekan depan. 

Menurut Rosyid, dengan dipanggilnya Kadisdikbud ke Komisi IV itu, agar Disdikbud melakukan evaluasi proses pelaksanaan PPDB itu, terlebih ada isu jual beli Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) untuk masuk sekolah itu sebagai persyaratan di PPDB dengan sistem zonasi itu. 

Yang lebih mengejutkan lagi, kata Rosyid, dengan PPDB sistem zonasi itu, tidak sedikit siswa berprestasi tidak bisa melanjutkan pendidikannya karena tidak diterima di sekolah favorit, dengan alasan tidak masuk zonasi dan kuota dari jalur prestasi sudah penuh.  

Lebih lanjut Rosyid megatakan, Komisi IV DPRD tidak ingin persoalan PPDB dengan sistem zonasi itu merugikan masyarakat dan pemerintah. Terlebih, ada siswa yang berprestasi tidak bisa diterima di sekolah favorit, bahkan siswa yang berprestasi itu, terancam tidak melanjutkan sekolah, dan ini persoalan yang harus segera diselesaikan. (r2i)

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama