» » TIDAK BISA PENUHI KUOTA 30 PERSEN PEREMPUAN DI PILEG 2019, TERANCAM DICORET DARI KEPESERTAAN PEMILU

Bewara GSP - Dalam pelaksanaan Pemilu Legislatif (Pileg) 2019, Seluruh Partai Politik (Parpol) peserta Pileg 2019 diwajibkan memenuhi ketentuan kuota keterwakilan perempuan 30 persen, dari Bakal Calon Legeslatif (Bacaleg), yang sesuai dengan tuntutan aturan perundang-undangan Pemilu yang berlaku.  Tekait hal itu Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Subang, Maman Suparman S.Ag, melalui Divisi Sosialisasi Komisioner KPU Kabupaten Subang, Ahmad Koncara mengatakan, apa yang sudah menjadi amanat Undang-undang tentang Pemilu, tentunya harus dipenuhi oleh seluruh Parpol peserta Pileg 2019, pada saat pendaftaran dan penyerahan data dokumen persyaratan dan pencalonan Bacaleg ke KPU, jika tidak terpenuhi, maka Parpol yang bersangkutan terancam bakal dicoret, sebagai peserta Pemilu.  Karena menurut Koncara, semua itu sudah diatur dalam Undang-undang Pemilu, dan keterwakilan perempuan itu minimal bisa terpenuhi oleh setiap Parpol peserta Pemilu, pada saat pendaftaran penyerahan data dokumen persayaratan dan pengajuan Bacaleg, yang harus masuk dalam Sistem Informasi Pencalonan (Silon), dan sebelumnya Kepengurusan Parpol yang lolos verifikasi faktual KPU beberapa waktu lalu, salah satu persyaratannya harus memenuhi keterwakilan perempuan 30 persen, di struktural Parpol, mulai dari tingkat Desa, Kecamatan dan Kabupaten, Provinsi serta Pusat. Lebih lanjut Koncara menyatakan, kuota keterwakilan perempuan 30 persen itu, guna memberikan kesempatan kepada kaum perempuan dalam pemenuhan hak-hak kaum perempuan dalam dunia politik dan demokrasi. (r2i)

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama