» » TINDAK LANJUT PNGUSUTAN PENYALAHGUNAAN SKTM DI RSUD

Bewara GSP - DPRD Subang segera panggil Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciereng Kabupaten Subang, Kantor Pelayanan BPJS, Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, terkait dengan penggunaan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), BPJS dan Universal Haelth Coverrage (UHC), yang digunakan para pasien. Terkait hal itu Ketua Fraksi PKS DPRD Subang, Raska menyatakan, Fraksi PKS ingin membereskan persoalan SKTM yang sudah melebihi kuota yang ada sehingga berdampak terhadap meningkatnya piutang Pemkab Subang ke RSUD sebesar Rp8 milyar di tahun 2018 ini.  Sementara itu kata Raska, pemanggilan Direktur RSUD, Kantor BPJS, Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan, untuk menyamakan persepsi, bahwa DPRD kedepannya ingin memberlakukan BPJS PBI, yang tentunya harus menambah kuota BPJS sebanyak 38 ribu perserta BPJS PBI untuk mengantisifasi penggunaan SKTM, yang sebenarnya tidak tepat sasaran.  Lebih lanjut Raska menyatakan, penggunaan BPJS PBI itu nantinya sedikit demi sedikit para pengguna BPJS PBI beralih menggunakan BPJS Mandiri, artinya data masyarakat miskin lambat laun akan berkurang, seiring dengan meningkatnya tarapan perekonomian masyarakat. (r2i)

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama