» » Pemilik Lahan Dapat Ganti Rugi Tahap II

Bewara GSP - royek Strategis Nasional Pembangunan Pelabuhan Patimban terus menunjukan progres. Kemarin (15/8) para pemilik lahan untuk akses jalan penunjang menuju pelabuhan diundang untuk menerima pembayaran ganti rugi lahan.
Kasie Pengadaan Tanah Obar Sobarna mengatakan, dalam pembayaran ganti rugi lahan tahap II ini, ada sebanyak 41 bidang tanah dari 33 pemilik yang diundang, untuk menerima pembayaran ganti rugi lahan. Namun dari jumlah tersebut, hanya 32 pemilik yang hadir.
Dari jumlah 32 pemilik yang hadir, Obar merinci, sebanyak 35 bidang berhasil dilakukan pembayaran, 4 bidang ditangguhkan dan 2 bidang tidak dihadiri pemiliknya. “Yang ditangguhkan itu karena diantaranya ada yang sertifikatnya masih di bank, jadi harus diselesaikan agar bisa segera dilakukan pembayaran, dan satu pemilik tidak hadir tersebut memiliki dua bidang,” jelasnya.
Obar menuturkan, sejauh ini bidang yang telah diganti rugi, berjumlah 54 bidang. Sebab pada tahap I telah dilakukan pembayaran pada 19 bidang dan pada tahap II ini 35 bidang.
Ia mengatakan, bahwa kebutuhan untuk akses jalan, menuju Pelabuhan Patimban yakni 144 bidang dengan luas sekitar 15 hektare.
Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan Pelabuhan Patimban Ngatiyo mengungkapkan, jika dirinci, proses pembebasan lahan untuk akses jalan telah mencapai 70%. Dalam waktu pembayaran tahap III, untuk akses jalan juga akan dilakukan

“Kalau pembebasan progresnya sudah sekitar 70% ya, meskipun belum dibayar tapi karena ada syarat-syarat, yang belum lengkap atau sertifikatnya di bank, sekitar 70% yang sudah masuk,” ucap Tiyo.
Dari data yang dihimpun dilapangan, pada pembayaran ganti rugi lahan akses jalan tahap II ini, menghabiskan sekitar Rp 14,2 Milyar. Namun jumlah ini belum dikurangi 6 bidang, yang belum dibayarkan karena ditangguhkan dan tidak dihadiri pemiliknya. Proses pembayaran juga dihadiri langsung oleh Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Pelabuhan Patimban Anwarudin, PPK Pelabuhan Patimban, Perwakilan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN), Kepala BPN Subang beserta Staf, Camat Pusakanagara, Danramil Pusakanagara, Tim Keamanan dari TNI/POLRI, serta masyarakat penerima ganti rugi lahan. (pe)

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama