» » RATUSAN MASSA ONTROG KANTOR BAWASLU SUBANG

Bewara GSP - Ratusan Massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Kab Subang, Senin siang(27/8/2018) mendatangi kantor Bawaslu Kabupaten Subang. Kedatangan massa tersebut guna meminta pihak Bawaslu untuk mengusut tuntas pelanggaran Pilkada 2018.

Aksi pendemo yang dikawal aparat Polres Subang ini mendesak Bawaslu Subang mengusut tuntas berbagai dugaan pelanggaran Pilkada 2018, di antaranya soal kejanggalan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) pasangan calon (paslon) pilkada.
Dalam aksi tersebut, para pendemo disambut langsung oleh Ketua Bawaslu Subang, Parrahutan Harahap, didampingi Komisioner Bawaslu lainnya, Ade Imanudin.
Dalam orasinya, Koordinator pendemo, Awang Gunawan, menyampaikan empat poin pernyataan agar ditindaklanjuti oleh Bawaslu maupun pihak terkait lainnya. 

Pertama, pihaknya mendorong Bawaslu dan penyelenggara lainnya agar melaksanakan secara konsisten perundang-undangan terkait, khususnya regulasi yang mengatur penanganan tindak pelanggaran pilkada dan pengusutan LPPDK paslon Pilkada 2018.

Kedua, pihaknya menyoroti dan mempertanyakan kecilnya jumlah dana kampanye paslon pilkada yang hanya sebesar Rp1,048 miliar.   Pihaknya menilai, jumlah dana tersebut tidak rasional untuk sebuah kontestasi pencalonan selevel kepala daerah (pilkada kabupaten), dimana pencalonan untuk tingkat kepala desa saja membutuhkan biaya lebih besar dari jumlah tersebut.

Ketiga, pihaknya mencurigai, kecilnya jumlah dana kampanye paslon tersebut karena disinyalir ada sumbangan-sumbangan dana yang tidak dicatat atau tidak dilaporkan ke rekening paslon, sehingga berpotensi kebohongan publik karena tidak masuk audit akuntan publik.
Atas berbagai indikasi kejanggalan dana kampanye tersebut dan dugaan pelanggaran-pelanggaran lainnya seperti money politic, pihaknya meminta Bawaslu menindaklanjuti dan memprosesnya hingga tuntas.

Selanjutnya, keempat, pihaknya menilai tepat langkah yang ditempuh salah satu paslon pilkada, yang saat ini tengah mengadukan berbagai persoalan dugaan pelanggaran pilkada ke Bawaslu Jabar dan Bawaslu RI.  Menanggapi aksi para pendemo, Ketua Bawaslu Subang, Parrahutan Harahap, didampingi Komisioner, Ade Imanudian, menyampaikan apresiasinya atas masukan dari masyarakat.  Usai berunjukrasa, massa pendemo bersama Komisioner Bawaslu Subang kemudian membubuhkan tandatangan di spanduk yang bertuliskan:
  "Usut tuntas pelanggar pilkada!! Baik peserta, penyelenggara maupun pengawas pilkada di Subang", dan spanduk 

"Tangkap dan batalkan pasangan calon bupati dan wakil bupati yang melanggar LPPDK (Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye), UU RI Nomor 10 Tahun 2016"
(ANRJ)

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama