» » PERDA PERLINDUNGAN PEREMPUAN DAN ANAK BISA MENJADIKAN SUBANG KABUPATEN LAYAK ANAK

Bewara GSP - Terkait dengan dibahasnya Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perlindungan Perempuan dan Anak, menurut Pemerhati Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Subang, Dr Maxi, menunjukkan adanya keseriusan dari DPRD dan Pemkab Subang, agar Subang masuk menjadi salah satu kabupaten/kota di Jawa Barat yang layak Anak.

Meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Subang, menurut Pemerhati Perempuan dan Anak Kabupaten Subang, dr. Maxi, merupakan fenomena yang positif. Artinya tingkat kesadaran masyarakat terhadap kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak itu, yang terjadi di lingkungan masyarakat, sudah menjadi tanggungjawab masyarakat dalam mengatisipasinya. 

Menurut Maxi, dengan acuhnya masyarakat terhadap kejadian kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak itu, bisa menjadi bom waktu bagi Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak, Pemerintahan, maupun penegak hukum. Apalagi ke depan, lanjut Maxi, Subang bakal memiliki Perda Perlindungan Perempuan dan Anak, sehingga penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak itu nantinya akan lebih komprehensif.

Ia mengungkapkan, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Subang, selama tiga tahun terakhir, yaitu mulai tahun 2016 berjumlah 48 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, di tahun 2017, sebanyak 70 kasus, sedangkan di tahun 2018 ini hingga bulan September kemarin sudah mencapai diatas 40 kasus.  Dari jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak itu, 50 persennya merupakan kasus pemerkosaan, sisanya kasus pelecehan seksual, kekerasan fisik, dan penelantaran terhadap anak.

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama