» » BONGKAR RAHASIA SEJARAH DUNIA TNI AU LANUT SURYADARMA

SEJARAH SUBANG - Adakan silaturahmi di pangkalan TNI AU suryadarma Dan lanut kalijati melalui Kolonel Taufik aras & Ny.Alem sembiring (Ketua pia ardhya garini) bongkar bangker di wing 8 lanut suryadarma kalijati. Dalam kesempatan silaturahmi yang di adakan pada kamis 24 januari 2019 mengajak masyarakat untuk berperan aktip dalam mengenal kembali sejarah pangkalan militer angkatan udara yang berada di lanut suryadarma kabupaten subang

Pangkalan TNI AU Suryadarma yang sebelumnya bernama Pangkalan TNI AU Kalijati sebagai Pangkalan Udara militer pertama di Indonesia memiliki latar belakang sejarah yang tidak bisa dipisahkan dari perlawanan bangsa indonesias terhadap penjajahan Belanda dan pendudukan Tentara Jepang. Sejarah Pangkalan Udara Kalijati diawali tanggal 30 mei 1914 ketika Belanda membangun satuan udara bernama PVA (Proef Vlieg Afdeling) yaitu Bagian Penerbangan Percobaan sebagai bagian dari Pasukan Belanda di Hindia Belanda bernama KNIL. 

Sejak itulah lapangan terbang di Kalijati beroperasi, walaupun masih sangat sederhana yaitu berupa rumput dan bangsal-bangsal dari bambu. Fasilitas dan bangunan selesai di bangun pada tahun 1917 termasuk gedung markas Pangkalan, namun untuk gedung markas Lanud yang ditempati sekarang ini di bangun tahun 1962. Setelah digunakan selama 42 tahun sebagai Markas Komando Lanud Kalijati yang berubah nama sejak tanggal 7 september 2001 menjadi Lanud Suryadarma. 

Sebelumnya, pada tanggal 20 Juni 2000, Marsekal TNI Raden Soerjadi Soerjadarma dikukuhkan menjadi Bapak AURI. Ia merupakan tokoh yang pertama kali menata TNI Angkatan Udara pada awal kemerdekaan. Perkembangan selanjutnya sejalan dengan perencanaan Lanud Suryadarma akan ditingkatkan menjadi Lanud Type A. 



Pangkalan TNI AU Kalijati kali pertama digunakan oleh Pemerintah Republik Indonesia pada tanggal 27 Desember 1949bersamaan dengan pengakuan Kedaulatan Republik Indonesia oleh Pemerintah Belanda dan digunakan oleh TKR jawatan penerbangan sebagai pusat pendidikan untuk melatih tenaga tenaga penerbang dan teknik.



Dalam perkembangnnya kemudian , pada tahun 1989 telah dilaksanakan "OPERASI BOYONG" atau pemindahan secara bertahap Skadron Udara 7 yang saat ini mengopraskikan pesawat Helikoper Tipe Be;; 47 G Soloy, Hughes 500 dan Bell 204 Iroquois dari Pangkalan TNI AU Atang Sandjaja ke Pangkalan TNI AU Kalijkati, karna wilayah area latihan Bogor diraskan teerlalu padat untuk mendukung kegiatan latihan berbagai jenis pesawat Helikopter, disamping itu kepindahan ini juga dimaksudkan untuk mengaktifkan kembali penerbangan Lanud Kalijati yang memiliki nilai historis bagi perkembangan kedirgantaraan di Nusantara,yang selama ini sepi dan vakum oleh kegiatan penerbangan.


Dengan telah dijadikan Kalijati sebagai Home Base Skadron Udara 7, selanjutnya dipusatkan Skadron Udara menjadi satuan pelaksana tugas Pangkalan TNI AU Kalijati atas dasar Keputusan pelaksanaan Staf TNI Angkatan Udara nomor:Kep/19/IX/1190.. 
*Anton/Adang/Johan/Reza/Puji.

About Unknown

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama