» » PINDAHKAN PUSAT PEMERINTAHAN HARUS KAJIAN ILMIAH

Bewara GSP - Beberapa waktu lalu, masyarakat Subang sempat geger dengan pernyataan Bupati Subang yang berniat akan memindahkan pusat Pemerintahan Daerah ke sekitar Kecamatan Purwadadi Subang.  Kabar tersebut banyak menuai pro kontra di tengah-tengah masyarakat. Dari mulai yang menganggap Bupati Subang sedang tidur di siang bolong, hingga anggapan hanya pengalihan isu semata. 

Riki Aditya warga Purwadadi, yang menganggap pernyataan H.Ruhimat merupakan angan-angan semata. Menurutnya, memindahkan pusat pemerintahan bukanlah hal yang mudah. Hal serupa juga diungkapkan Ketua DPD PAN Subang Asep Rochman Dimyati. Menurutnya, mengenai hal tersebut Bupati jangan membuat polemik dalam masyarakat. 

Jika wacana tersebut betul-betul serius, maka harus dilakukan, namun jika tidak jangan di wacanakan dikarenakan nantinya reaksi dari masyarakat akan menggeliat.  Jika pusat pemerintahan dipindah, menurut Asep, pastinya seorang Bupati yang mewacanakan keinginan seperti itu sudah ada kajian ilmiahnya. Bahkan, mengetahui lokasi yang tepat untuk pemindahan tersebut dengan tim kajian tersebut, baik dari Subang atau tim dari luar daerah.  Asep berpendapat, sebeanrnya sah-sah saja pemindahan tersebut, namun harus ditunjang dengan anggaran. Apakah anggaran untuk pemindahan tersebut ada atau tidak? Jika tidak ada untuk apa dipaksakan. Jika pemindahan tersebut dilakukan pastinya dalam rangka pembangunan nasional juga.  

pemindahan pusat pemerintahan ke wilayah barat. Pusat pemerintahan sudah cukup di Subang Kota saja, terlebih kantor-kantor SKPD juga masih berdekatan dengan adanya pusat pemerintahan tersebut.  Iwan menegaskan, dibandingkan memindahkan pusat pemerintahan, alangkah lebih baik mengurus jalan-jalan yang ada saat ini. Banyak jalan yang rusak, apalagi untuk pemindahan pusat pemerintahan pastinya memakai uang anggaran yang tidak sedikit. 

Sementara itu, Bupati Subang H Ruhimat mengaku niatannya tersebut barulah sekedar mimpi. Pasalnya, di Subang khususnya di wilayah sekitar Kantor Pemda Subang saat ini banyak tanah dimiliki oleh pribadi, sehingga sulit untuk menata lebih dari yang saat ini. Hal tersebut di sampaikan H.Ruhimat pada  saat berkunjung ke Kecamatan Kalijati Rabu (26/6). Atas tanggapan pro kontra di tengah-tengah masyarakat itu, H.Ruhimat tetap tenang dan menganggap sah-sah saja. H.Ruhimat saat kembali dikomfirmasi oleh Pasundan Ekspres, menganggap bahwa pro kontra, atau kritik, adalah hal biasa, yang harus siap diterima oleh seorang pemimpin di belahan bumi manapun.

Ketika berkunjung di Kecamatan Kalijati, H. Ruhimat kembali menegaskan, rotasi dan mutasi jabatan yang akan segera dilakukan oleh Pemda Subang. Sepenuhnya untuk kepentingan pelayanan masyarakat yang lebih baik dan merupakan hal yang lumrah. “Awas jangan ada yang memanfaatkan rotasi dan mutasi jabatan, untuk kepentingan materi. Saya tidak kenal kompromi bagi oknum yang berani-berani memanfaatkan rotasi dan mutasi jabatan agar ditindak sesuai hukum,” tambahnya.
Bupati H.Ruhimat mengingatkan, jika ada oknum atau pihak yang menjual nama dirinya atau sengaja menjual belikan jabatan, untuk segera dilaporkan. “Saya pastikan akan melaporkan masalah ini ke pihak kepolisian,” katanya.(pe/idr/ygo/vry)

About www.gspradio.com

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama