PT. RADIO GESWARA PAMANUKAN - JLN. RAYA PANTURA 313 MUNDUSARI - PAMANUKAN - SUBANG - JAWA BARAT - 41254 - TLP : 0260-551535 - EMAIL : AE_GSPFM@YAHOO.COM - MARKETING : 081-3245-444-04
» » AMDAL 26 KILOMETER MULAI DISUSUN

Bewara GSP - Kementrian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian menggelar Konsultasi Publik, dalam rangka penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) pembangunan dan pengoperasian Jalur Kereta Api Akses Pelabuhan Patimban di Aula Desa Bojong Tengah, Rabu (2/10). 

Kasi Pengembangan Jaringan Dirjen  Perkeretapian Kemenhub Awang Meindra menuturkan, kegiatan Konsultasi Publik ini dilakukan untuk memperoleh izin lingkungan. Dengan konsultasi ini, diharapkan, adanya masukan-masukan dari public dan masyarakat yang terdampak nanti mengenai beragam potensi dan dampak lingkungan yang terjadi. Secara umum kata Awang, Rel kereta ini akan melintasi wilayah 15 desa dari 7 Kecamatan. Nantinya jalur kereta api ini akan dibangun kurang lebih sepanjang 28 Km. 

“Untuk dari Pagaden Baru sampai ke Patimban itu ada 28 Km, tapi yang 2 Km itu karena di backup area masuknya Amdal Pelabuhan. Nah kita akan analisis yang 26 Km itu,” 

Sementara itu, Lamidi dari Konsultan Puskotling Indonesia yang menggarap Amdal menyebut, kegiatan konsultasi ini dilakukan meliputi beberapa seperti pengumuman rencana kegiatan. Penjelasan prakiraan dampak yang akan muncul serta penerimaan saran, pendapat dan tanggapan dari masyarakat. 

Lamidi juga menyebut, pihaknya juga akan menganalisis dampak serta potensi yang muncul dari mulai tahap pra konstruksi, kontruksi hingga tahap operasi. Lalu, Pemerhati lingkungan dari Masyarakat Peduli Alam Subang (Mapas) Ade Wahyudin mengatakan, berharap konsultasi publik mengenai kereta api ini juga memperhatikan dampak mengenai sawah teknis. 

Sebab kata Ade, Subang merupakan daerah produksi pangan ke tiga di Jawa Barat dan ke lima nasional. Sehingga, jika tadi dikatakan nanti akan ada pembebasan lahan untuk jalur kereta api, termasuk nanti tol akan mengurangi. Meski begitu, dampak lingkungan, dampak ekonomi juga sosial harus menjadi perhatian dan rekomendasi kedepannya. 

Masukan-masukan dan pendapat juga dating dari unsur aparatur desa, tokoh masyarakat maupun para petani. Pasca konsultasi publik, dipilih beberapa perwakilan untuk ikut dalam siding Komisi Amdal di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Subang. 

Kegiatan Konsultasi Publik ini turut dihadiri Camat Pusakanagara, Pamanukan, Tambakdahan serta Pusakajaya, Kepala Desa Rancaudik, Bongas, Bojong Tengah, Pusakajaya, Pusakaratu, Gempol, Kalentambo dan Patimban, Aktivis Lingkungan, Muspika Kecamatan Pusakajaya, tokoh masyarakat, lembaga-lembaga desa.  (pe)

About www.gspradio.com

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama