PT. RADIO GESWARA PAMANUKAN - JLN. RAYA PANTURA 313 MUNDUSARI - PAMANUKAN - SUBANG - JAWA BARAT - 41254 - TLP : 0260-551535 - EMAIL : AE_GSPFM@YAHOO.COM - MARKETING : 081-3245-444-04
» » WARGA SUBANG SULIT BEKERJA DI KOTA SENDIRI.

Bewara GSPDewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) meminta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Transmigrasi) mengurangi. Pasalnya, pabrik di Kabupaten Subang tidak kurang dari sekitar 100 pabrik berskala besar.  Kapasitas pabrik memperkerjakan karyawan, mulai dari ratusan bahkan ribuan, namun masih banyak masyarakat yang menjadi penganguran, terutama kaum laki-laki. 

Ketua Komisi 4 DPRD Subang Ujang Sumarna mengatakan, pihaknya sangat konsen terhadap permasalahan pengangguran di Kabupaen Subang. Menurutnya, banyak pabrik yang malah memperkerjakan warga luar Kabupaten Subang, bukan warga lokal. Hal tersebut bisa dilihat dari karyawan pabrik-pabrik, banyak yang berasal dari Indramayu, Cirebon, bahkan dari Bekasi. 

Sumarna meminta kepada Disnakertrans Subang untuk menekan angka pengangguran. Disnakertrans harus bisa mengakomodir warga kabupaten Subang untuk bekerja di pabrik-pabrik, sehingga bisa menekan angka pengangguran. Selain itu, Sumarna juga meminta Dinskertrans Subang agar membuat surat edaran kepada pabrik-pabrik yang ada di Kabupaten Subang. 

Supaya pabrik menyereap tenaga kerja lokal dari Kabupaten Subang untuk prioritasSumarna menegaskan, Disnakertrans harus bisa meyakinkan kepada pabrik-pabrik di Kabupaten Subang agar mau menerima tenaga kerja laki-laki dari Subang. Sangat sulit tenaga kerja laki laki yang di serap oleh pabrik-pabrik di Subang.  

Kepala Seksi Pembinaan HI dan Jamsos Disnakertrans Subang H, Indra Suparman mengatakan, di Kabupaten Subang ada sekitar 100 lebih pabrik yang bersakala besar dan lebih didominasi pabrik garment. Tidak bisa dipungkiri, banyaknya tenaga kerja dari luar dareah Kabupaten Subang yang bekerja.  

Sementara itu, warga Cimerta-Subang Wahyudi (24) mengatakan, Disnkaertrans seharusnya jangan hanya mengandalkan Balai Latihan Kerja (BLK) saja untuk warga Subang bisa masuk kerja di pabrik. BLK subang lebih mengedepankan kewiraushaaan dibandingkan bekerja di pabrik.  

Wahyudi berharap, Disnakertrans Subang berupaya memasukan kerja warga Subang khususnya laki-laki, dikarenakan sangat sulit bekerja di pabrik. Jikalaupun ada, pastinya harus ada uang masuknya. (pe)
 

About www.gspradio.com

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama