PT. RADIO GESWARA PAMANUKAN - JLN. RAYA PANTURA 313 MUNDUSARI - PAMANUKAN - SUBANG - JAWA BARAT - 41254 - TLP : 0260-551535 - EMAIL : AE_GSPFM@YAHOO.COM - MARKETING : 081-3245-444-04
» » TINDAK LANJUTI DEMO NELAYAN, DPRD KUNKER KE PATIMBAN

Ketua Komisi II DPRD Subang H. Nano bersama staf saat melakukan kunjungan kerja ke lokasi pembangunan Pelabuhan Patimban.
Bewara GSPKomisi II DPRD Kabupaten Subang lakukan kunjungan kerja ke Pelabuhan Patimban, Kamis(6/2). Hal ini menyusul langkah DPRD dalam mendengar keluhan soal nelayan Patimban.  

Kunjungan tersebut dilakukan dibeberapa titik diantaranya audiensi dengan Kepala Desa, Masyarakat, kontraktor Paket 1 dan 2, PPK Kementrian PUPR dan KSOP Kelas II Patimban serta PPK Satker Pembangunan Pelabuhan Patimban. Kunjungan dilanjutkan dengan melihat design dan progres di laydown office PP-Wika serta meninjau langsung area pembangunan Pelabuhan Patimban.  

Ketua Komisi II DPRD Subang H. Nano menyebut usai melakukan audiensi dan kunjungan kerja ke Pelabuhan Patimban, pihaknya akan terlebih dahulu melaporkan hasil pantaunya pada pimpinan dan rapat dewan. Namun komisi II akan merekomendasikan agar persoalan ini melibatkan semua Komisi di DPRD Subang.  

“Setelah kita melihat dilapangan ternyata tidak hanya persoalan di bawah Komisi II saja, tapi semua komisi. Misalnya soal pertanian, jalan desa, pemerintahan,” ungkapnya. 

H. Adik LF Solihin sempat mempertanyakan jarak pembangunan Pelabuhan Patimban dari bibir pantai hingga titik paling ujung dari Pelabuhan. Sebab hal itu akan berpengaruh pada titik penangkapan dilaut.  Sebab kata H. Adik, rata-rata Kapal tangka nelayan di Patimban maupun perairan Subang secara umum berukuran 3-5 gross ton (GT).   

Ketika berada di laydown, rombongan DPRD Subang diperlihatkan design Pelabuhan Patimban dan mendapat beberapa penjelasan mengenai progres, aktivitas nelayan serta melakukan kegiatan visit area Pelabuhan Patimban di jetty trestle.  

Dalam paparanya, jarak pembangunan dari bibir pantai ke titik terujung Pelabuhan Patimban yakni 4 KM dengan 3 KM diantaranya area dermaga Pelabuhan Patimban serta lebar 1,6 KM. Dilokasi tersebut juga sedang dibangun dinding laut serta extension trestle yang memungkinkan nelayan bisa beraktivitas dalam menangkap ikan.  

Aditya menyebut, persoalan kompensasi nelayan, saat ini Pihak Kemenhub tengah menunggu legal opinion atau pendapat hukum soal kompensasi tersebut. Para Kepala Desa di Kecamatan Pusakanagara berharap, ada forum yang bisa difasilitasi oleh DPRD untuk menguraikan dan mencari solusi atas berbagai permasalahan yang ada dalam pembangunan Pelabuhan Patimban seperti pengadaan tanah, dampak sosial, tanah kas desa yang terdampak serta soal pekerjaan di Pelabuhan Patimban. 

Usulan ini diamini oleh Komisi II DPRD Subang untuk bisa dilakukan di DPRD Subang yang menghadirkan leading sektor terkait termasuk apra pihak yang berkepentingan. (pe)

About www.gspradio.com

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama