PT. RADIO GESWARA PAMANUKAN - JLN. RAYA PANTURA 313 MUNDUSARI - PAMANUKAN - SUBANG - JAWA BARAT - 41254 - TLP : 0260-551535 - EMAIL : AE_GSPFM@YAHOO.COM - MARKETING : 081-3245-444-04
» » APINDO PREDIKSI PULUHAN PABRIK BANGKRUT BULAI MEI

Bewara GSP Dampak pandemi Covid-19, tidak sedikit pabrik yang merumahkan prakerja. Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Subang menduga, jika Pandemi Covid-19 hingga bulan Mei 2020, puluhan pabrik di Kabupaten Subang akan bangkrut atau gulung tikar. 

Plt Ketua Apindo Subang Asep Rochman Dimyati mengatakan, sesuai data Apindo Kabupaten Subang, para prakerja di Kabupaten Subang sudah 7.000 orang yang dirumahkan, bahkan ada juga yang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Hal tersebut, dikarenakan wabah Covid-19 yang meluas, sehingga untuk bahan baku untuk produksi tidak ada. 

Dijelaskan Asep, pihaknya sedang berusaha bagaimana pabrik bisa bertahan dalam kondisi pandemi Covid-19. Dari sekitar 120 pabrik yang ada di Kabupaten Subang, sudah ada 23 pabrik yang merumahkan bahkan PHK pekerjanya. Ada wacana akan ada 50.000 u pekerja yang akan dirumahkan pada akhir bulan Mei 2020. Ini menjadi sebuah kondisi yang sangat berpengaruh. 

Khusus pabrik yang bergerak di jenis garment atau padat karya, Asep menuturkan, order dan bahan baku hanya bisa bertahan di bulan Mei 2020. Artinya, pabrik tersebut tidak bisa menjalankan produksinya, sehingga bisa jadi pabrik jenis padat karya akan bangkrut dan PHK semua pekerjanya. Apindo Subang memberikan bantuan terhadap masyarkat Kabupaten Subang yang terdampak Covid-19. Bantuan tersebut secara signifikan dan bertahap, mulai dari masker, hand sanitizer, disinfektan dan lainnya.   

Sementara itu, Bupati Subang H. Ruhimat mengatakan, dampak Covid-19 terjadi di seluruh daerah di Indonesia termasuk Kabupaten Subang dan menjadikan pabrik merumahkan pekerjanya. Alasannya ketersediaan bahan baku yang minim dan juga orderan. Bupati meminta Disnakertrans Subang agar melakukan pendataan secara detail terhadap para pekerja pabrik atau perusahaan yang terdampak Covid-19, seperti dirumahkan atau malah di PHK. 

Dijelaskan Ruhimat, Disnakertrans Subang juga harus mensosialisasikan bagaimana cara menapatkan kartu Prakerja, sehingga masyarakat Subang menjadi paham. Bupati Subang H. Ruhimat juga mengatakan, mengenai pengerjaan infrastruktur yang sedang berjalan di berbagai titik di Kabupaten Subang tidak sesuai dengan harapan masyarakat. Bupati meminta maaf, karena anggaran infrastruktur yang diagendakan menjadi berkurang karena tertarik untuk penangulangan Covid-19. 

Dijelaskan Ruhimat, anggaran DAK dan dari Provinsi Jawa Barat banyak yang terpangkas untuk pelaksanaan infrastruktur di Kabupaten Subang. Banyak pekerjaan infrastruktur yang tergangu mulai dari targetan pelaksanaan baik luas hingga panjangnya. 
– Jumlah Pabrik di Kabupaten Subang ada 125 pabrik yang tergabung dalam Apindo Subang – Saat ini, ada 23 pabrik di Kabupaten Subang yang sudah merumahkan dan PHK 7.000 pekerjanya 
Prediksi : Pertengahan bulan Mei 2020 sebanyak 50.000 pekerja akan dirumahkan. Lebih dari 20 pabrik akan bangkrut, terutama di sektor padat karya atau garment
Alasan : Kesulitan order (pembelian), hingga ketersediaan bahan baku menjadi faktor utama pabrik tidak bisa berproduksi. (pe)

About www.gspradio.com

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama