PT. RADIO GESWARA PAMANUKAN - JLN. RAYA PANTURA 313 MUNDUSARI - PAMANUKAN - SUBANG - JAWA BARAT - 41254 - TLP : 0260-551535 - EMAIL : AE_GSPFM@YAHOO.COM - MARKETING : 081-3245-444-04
» » DIPANGKAS RP227 MILIAR, PEMDA SUBANG KENCANGKAN IKAT PINGGANG /

Bewara GSPKencangkan ikat pinggang! Begitulah Wakil Bupati Subang, Agus Masykur mengatakan kondisi yang tengah dialami Pemda Subang dalam melaksanakan program di tengah Covid-19. Apa yang dikatakannya beralasan, akibat pandemi Covid-19 ini Pemda Subang pun terkena dampak secara keuangan. 

Pemerintah pusat memangkas dana transfer pusat ke Pemda Subang sebesar Rp227 miliar. Pemotongan tersebut untuk penanganan Covid-19. Selain pendapatan dari pemerintah pusat yang mengalami pemotongan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) di triwulan kedua (April, Mei dan Juni) pun diprediksi mengalami penurunan. Dengan pendapatan berkurang yang kemudian pembangunan atau program yang telah direncanakan terkena imbasnya, hal tersebut terlihat dengan adanya penundaan sejumlah program kegiatan Pemda Subang. Wabup khawatir jika sejumlah program tidak ditunda, Pemda tidak mampu membayar. 

Wabup menuturkan, pemotongan anggaran sebesar Rp227 miliar oleh pemerintah pusat sangat berat bagi Pemda Subang untuk membangun sesuai dengan yang telah direncanakan dari awal. Apalagi Pemda, kata dia, harus melakukan relokasi dan realokasi kegiatan-kegiatan untuk pencegahan Covid-19. Meskipun saat ini tengah fokus penanganan Covid-19, kata dia, Pemda juga menganalisa kegiatan-kegiatan yang telah direncanakan. 

Mana yang bisa ditunda sementara waktu dan kegiatan mana yang paling urgen untuk dilaksanakan. Kepala Badan Keuangan dan Asset Daerah (BKAD) Subang, H Syawal mengatakan, pemangkasan dana transfer dari pusat tersebut berdasarkan PMK No. 35/PMK.07/2020 tentang Pengelolaan Transfer ke Daerah & Dana Desa TA 2020 Dalam Rangka Penanganan Covid-19 Dan/Atau Menghadapi Ancaman Yang Membahayakan Perekonomian Nasional. Akibat dari pemangkasan tersebut, kata Bendahara Pemda Subang itu, dilakukan rasionalisasi belanja. 

Mulai dari belanja makan minum, perjalanan dinas, alat tulis kantor, hingga pengadaan pakaian dinas sudah dilakukan. Dia mengatakan, rasionaliasi tersebut tidak dilakukan kepada belanja yang sifatnya penting dan prioritas. Belanja-belanja prioritas tetap dipertahankan. Sementara itu, Ketua DPRD Subang, Narca Sukanda memaklumi pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat ke Pemda Subang sebesar Rp227 miliar dikarenakan kondisi pandemi Covid-19. Dimana pemerintah pusat saat ini melakukan penanganan Covid-19. 

Dengan adanya pemangkasan dana transfer tersebut, dia berharap agar anggaran yang ada di Pemda digunakan secara tepat sasaran sesuai dengan yang direncanakan.  Dia mengatakan, saat ini Pemda Subang agar fokus saja dulu pada penanganan Covid-19. Baik itu dari aspek kesehatan, ekonomi maupun sosial.  

Mengenai Pemda Subang yang saat ini menunda sejumlah kegiatan saat pandemi Covid-19, Narca pun memahami bahwa saat ini semua tengah terfokus untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Selain itu kegiatan-kegiatan Pemda yang melibatkan banyak orang saat pandemi Covid-19 otomatis ditunda. Hal itu dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19. (Pe)  

About www.gspradio.com

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama