PT. RADIO GESWARA PAMANUKAN - JLN. RAYA PANTURA 313 MUNDUSARI - PAMANUKAN - SUBANG - JAWA BARAT - 41254 - TLP : 0260-551535 - EMAIL : AE_GSPFM@YAHOO.COM - MARKETING : 081-3245-444-04
» » GTRA JANGAN TUNGGU ANGGARAN TATA ASET, TANAH TIMBUL PANTURA JADI PRIORITAS

Bewara GSP - Anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan H. Adik LF Solihin mendorong Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten Subang, untuk segera bergerak dan mengerjakan tugas-tugas berkaitan dengan reforma agrarian di Kabupaten Subang. Merujuk informasi yang didapatnya serta dari laman Pasundan Ekspres, ia menyebut, GTRA Kabupaten Subang telah terbentuk dengan terdiri dari beberapa dinas di Kabupaten Subang, serta Badan Pertanahan Nasional (BPN) Subang yang juga memegang peranan penting. Untuk itu, H. Adik meminta agar GTRA Kabupaten Subang, tanpa harus menunggu anggaran agar bias segera melaksanakan kerja-kerja yang sifatnya berkaitan dengan pendataan dan inventarisir Tanah Objek Reforma Agrarian (TORA). Selain itu, yang tak kalah penting yang ia dengar juga terkait penataan lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) PTPN VIII di wilayah selatan. Ia juga meminta pada Bupati agar tegas pada dinas-dinas atau instansi yang kurang peka dan kurang kooperatif terkait dengan keberadaan GTRA ini. Sebab, payung hukum GTRA ini telah jelas tercantum dalam Perpres 86 Tahun 2018 tentang Reforma Agraria, serta tujuan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo kaitanya dengan program pemberian sertifikat tanah bagi masyarakat dari berbagai program. Mengenai rencana GTRA yang diungkapkan Kepala BPN Kabupaten Subang Joko Susanto yang juga Ketua Harian GTRA Subang yang menyebut, tanah timbul di wilayah Pantura, akan terlebih dahulu dikerjakan GTRA Kabupaten Subang diapresiasi oleh H. Adik. Meski saat ini masih dalam tahap pendataan dan inventarisir data. Sebelumnya, Kepala BPN Joko Susanto yang juga Ketua Harian GTRA Kabupaten Subang dalam wawancara 13 Agustus 2020 lalu menyebut, upaya penataan aset TORA di Subang belum dimulai, GTRA Subang saat ini tengah mempersiapkan rencanan penanaman jagung tersebut yang mana bekerjasama dengan GTRA Provinsi Jawa Barat. Ketika ditanya soal visi Bupati soal keberadaan GTRA Kabupaten Subang ini, Joko menyebut prinsipnya GTRA terdiri dari beberapa unsur OPD atau instansi lain dan Bupati sebagai penanggung jawab utama. Namun, dalam beberapa kali pertemuan soal GTRA ini, Joko menyampaikan, Bupati sangat konsen terhadap pemanfaatan lahan tidur yang bisa dimanfaatkan dan diakses oleh masyarakat. (pe)

About www.gspradio.com

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama