PT. RADIO GESWARA PAMANUKAN - JLN. RAYA PANTURA 313 MUNDUSARI - PAMANUKAN - SUBANG - JAWA BARAT - 41254 - TLP : 0260-551535 - EMAIL : AE_GSPFM@YAHOO.COM - MARKETING : 081-3245-444-04
» » SEKOLAH SUSUN KURIKULUM HINGGA BUKA JURUSAN BARU

Bewara GSP - Kabupaten Subang saat ini menjadi salah satu kabupaten yang memiliki daya tarik perkembangan industri di masa yang akan dating. Bagaimana tidak, sedangdibangunnya proyek strategis nasional Pelabuhan Patimban, serta dicanangkanya beberapa kawasan industri didalam Kawasan Metropolitan Rebana seperti Subang Smartpolitan (Cipeundeuy), Kawan Indutri Terpadu (KIT Manyingsal), Kota Baru Patimban hingga Kawasan Industri Subang tengah menjadi daya tarik tersendiri. Efeknya, keberadaan industri kedeoan juga perlu ditunjang kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) termasuk dari kalangan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Subang. Geliat industri ini disatu sisi menimbulkan harapan banyaknya serapan angkatan kerja, namun di sisi lain perlu kesiapan yang ekstra dalam menghadapi gelombang industri ini agar tak tergerus oleh waktu dan orang lain. Kepala SMKN 1 Pusakanagara, Dedi Junaedi mengatakan, para Kepala Sekolah SMK di Subang telah bertemu dengan terkait dengan bagaimana pendidikan menyosong Pelabuhan Patimban dan Segitiga Rebana, serta pengembang Suryacipta di Karawang terkait dengan Kawasan industri di Cipeundeuy. Selain itu, pihaknya juga telah berkunjung ke KSOP Kelas II Patimban. Kedatangan ke KSOP Kelas II Patimban, untuk mengenal ke depan bagaimana dunia logistik, bagaimana penanganan keluar masuk barang. Disisi lain, pihak SMK juga meminta dorongan, arahan serta akses terkait dengan persiapan pemenuhan SDM untuk menunjang Pelabuhan Patimban. Pembangunan Pelabuhan yang tengah berjalan ini masih sangat panjang. Bahkan, untuk aktivitas industri dan keramaian di area Pelabuhan Patimban juga kata Dedi akan mempekerjakan banyak orang itu pada 4-5 tahun mendatang. “Itupun tergantung juga situasi ekonomi kita, tapi mudah-mudahan sambil menuju ke arah sana, SDM kita dengan jurusan yang ada kita persiapkan,” jelasnya. Wakasek Kurikulum Rita Yunita SP M.Pd mengatakan, menghadapi zona industri di Pelabuhan Patimban, Metropolitan Rebana hingga kawasan indutsri di Subang Tengah, kebutuhan akan industri membuat kurikulum juga harus menyesuaikan dengan industri dan masyarakat. Untuk itu pada tahap ini, sinkronisasi kurukulum tersebut menjadi sangat vital untuk menunjang kebutuhan industi. Meski tak mudah, namun langkah tersebut diharapkan dapat menjadi fondasi dalam menyiapkan kualitas SDM. Dari mulai tenaga pengajar siswa, serta pemenuhan sarana dan prasarana yang menunjang standar kebutuhan industri. Termasuk salah satu langkahnya adalah dengan dibukanya jurusan baru untuk tahun ajaran 2021/2022 yakni Teknik Alar berat serta Manajemen Logistik. “Disatu sisi kebutuhan, disisi lain ada intruksi dari Gubernur Jawa Barat, bahwa sekolah-sekolah di Pantura harus membuka jurusan baru yang terkait dengan kebutuhan industri. Nah termasuk di kita ada Teknik Alata Berat itu dan Manajemen Logistik yang memang terkait dengan pergudangan dan kebutuhan di Pelabuhan Patimban, Metropolitan Rebana, Kawasan Industri Subang dan juga bisa untuk ke daerah lain. Itu semua sudah dianalisis, mudah-mudahan dapat mensupport semua,” jelas Rita. Kepala Program Teknik Alat Berat Erga Dian Permana, jurusan tersebut dapat dikatakan merupakan inisiasi juga mandate dari Gubernur Jawa Barat. Mengenai teknis, sejauh ini pihaknya sudah pengajukan proporal mengenai pembukaan jurusan baru tersebut pada Dinas Pendidikan Wilayah IV Jawa Barat termasuk diantaranya untuk Dapodik masih dilakukan proses yang berkaitan dengan perizinan. Untuk di lapangan, sejauh ini proses yang telah dilakukan dalam Pra penerimaan peserta didik baru (PPDB) telah memasang spanduk, baliho dan selebaran untuk mengenalkan pada masyarakat terkait dengan pembukaan jurusan baru dan jurusan yang telah ada. Erga juga menambahkan, pembukaan jurusan Tenik Alat Berat juga dilihat dari segi potensi untuk output ke depan diharapkan tidak hanya dapat mensupport kegiatan di Pelabuhan Patimban semata. Sebab, industri dan kebutuhan alat berat itu cakupanya begitu luas. Terkait dengan keberadaan Pelabuhan Patimban, jajaran SMKN 1 Pusakanagara juga belum lama ini telah berkunjung ke KSOP Kelas II Patimban. Wakasek Kesiswaan Hermanto menyampaikan, kunjungan tersebut dibahas mengenai hal yang berkaitan dengan kebutuhan-kebutuhan yang ada di Pelabuhan Patimban. Namun, hal yang digarisbawahai adalah ke depan Pelabuhan Patimban akan ditunjang zona industri serta area pergudangan. Maka keberadaan jurusan alat berat dan manajemen logistik (pergudangan) juga menjadi hal yang dibutuhkan dimasa yang akan datang. “Nah dari beberapa variable itu, lulusan kita ada yang bekerja di dunia industri otomotif, garment, makanan, pertanian. Peminatan ke luara negeri juga banyak. Kalau untuk local penyaluran bisa ke daerah Subang, Purwakarta dan Karawang,” tuturnya. (PE)

About www.gspradio.com

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama