PT. RADIO GESWARA PAMANUKAN - JLN. RAYA PANTURA 313 MUNDUSARI - PAMANUKAN - SUBANG - JAWA BARAT - 41254 - TLP : 0260-551535 - EMAIL : AE_GSPFM@YAHOO.COM - MARKETING : 081-3245-444-04
» » DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEBERSIHAN KABUPATEN SUBANG AWASI PENANGANAN LIMBAH MEDIS COVID-19

Bewara GSP - Semua wilayah di Indonesia sedang melakukan penanggulangan yang serius terhadap Covid-19. Pada penanggulangannya, dibutuhkan dana yang maksimal. Seperti dilakukan Kabupaten Subang. yang melalukan rasionalisasi anggaran untuk penanggulangannya. Salah satunya untuk penanganan limbah medis, yang harus serius disorot karena menyangkut kesehatan masyarakat. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Subang, Rona Mairansyah mengatakan, mengenai limbah Covid-19, DLHK mengawasi dan memantau pemusnahan ataupun segala hal tentang limbah medis Covid-19. DLHK berkordinasi dengan Dinas Kesehatan Subang dan Satgas Covid-19. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang dr. Maxi menuturkan, mengenai limbah Covid-19 dimasukan ke TPS puskemas dan Labkesda. Dinkes bekerjasama dengan PT 88 Hijau Lestari, untuk mengangkut limbah Covid-19 secara periodiksi. Terkadang sebulan sekali diangkut, sesuai dengan daya tampung TPS. Dinkes membayar atas jasa tersebut. Kepala Sub Bagian Humas RSUD Kelas B Subang, Sri Mulyati mengatakan, mengenai limbah Covid-19, sesuai dengan keputusan Direktur RSUD Kelas B Kabupaten Subang nomor 061.1/Kep.59-01/RSUD /1/2015, tentang Pengelolaan limbah di rumah sakit, puskemas dan aturan tersebut sudah sangat safety dilakukan. Dijelaskan Sri, untuk limbah medis dan Covid-19 RSUD bekerjasama dengan pihak ketiga, yaitu PT Tenang Jaya Sejahtera untuk segala urusan pengangkutan dan pemusnahan. Pengangkutan dilakukan oleh petugas degan alat pelindung diri yang lengkap, menggunakan kendaraan khusus limbah medis, agar tidak ada kebocoran sampai diangkut. Jika melihat data terakhir di bulan Agustus 2021, data limbah Covid-19 dari segala macam jenis, baik Alat Pelindung Diri (APD), jarum suntik dan lainnya mencapai berat bobot 2382.61 kilogram. Menteri Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Siti Nurbaya Bakar mengaku sudah menurunkan petugas untuk melakukan investigasi lapangan. Ditjen Gakkum KLHK sendiri sudah melakukan tindakan terhadap temuan limbah medis yang tak diproses dengan benar, seperti di Jawa Timur dan Jawa Barat. (pe)

About www.gspradio.com

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama