PT. RADIO GESWARA PAMANUKAN - JLN. RAYA PANTURA 313 MUNDUSARI - PAMANUKAN - SUBANG - JAWA BARAT - 41254 - TLP : 0260-551535 - EMAIL : AE_GSPFM@YAHOO.COM - MARKETING : 081-3245-444-04
» » EMPAT WISATA BARU YANG AKAN DIBUKA DI KAWASAN KEBUN TEH CIATER SUBANG

Bewara GSP - Kawasan kebun teh Ciater saat ini sedang dalam eksploitasi besar-besaran. Setidaknya ada Empat bangunan yang sudah dan akan berdiri sebagai kawasan wisata. Camat Ciater Cucu Wahyu melalui Sekmatnya Asep Sudrajat mengungkapkan, Pemerintah Kecamatan Ciater tidak pernah dilibatkan dalam izin pembangunan kawasan tersebut. Segala jenis perizinan disebutkan Asep itu langsung ke Pemda dan Provinsi. Camat Ciater Cucu Wahyu mengungkapkan, selama pembangunan kawasan tersebut tidak menyalahi aturan yang berlaku dan banyak memberikan manfaat untuk masyarakat, itu tidak mempersoalkan. Beberapa kawasan wisata yang sudah berdiri dan sedang dibangun di kawasan Ciater, antara lain, Astro dan The Ranch, di dekat perbatasan Subang-Bandung Barat. Taman Bunga dan Buah, di dekat pemandian air panas Ciater ke arah Santiong, serta Rest Area, depan kantor Kecamatan Ciater. Menanggapi hal itu, Ketua Komisi 3 DPRD Kabupaten Subang, Dang Agung mengingatkan rencana pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus di kawasan Ciater, agar sesuai dengan Rencana Umum Tata Ruang (RUTR), yang sedang direvisi. Dia menyebut, DPRD telah mengundang PTPN VIII dan stakeholder terkait untuk rapat dengar pendapat terkait rencana tersebut. Dari rapat dengar pendapat tersebut, Dang Agung mengatakan, secara prinsip dari PTPN VIII sudah mengizinkan dan boleh dikatakan sudah melakukan kerjasama dengan BUMD di Jawa Barat, untuk membangun kawasan ekonomi khusus di wilayah Ciater tersebut. Begitupun dengan dinas terkait, termasuk Lingkungan Hidup untuk perizinan dan sebagainya, jangan sampai menyalahi aturan yang ada. Apalagi nantinya, disebutkan Dang Agung, akan ada sekitar 11 perusahaan yang hadir di kawasan ekonomi khusus itu untuk eco wisata, termasuk yang sudah ada yakni De Ranch dan Asep Stroberi. “Ke depan kalau semuanya sesuai aturan, kan jadi clear. Syukur-syukur BUMD di Subang bisa ikut andil kan. Belum lagi pembayaran pajaknya, karena kawasan ekonomi khusus, maka nilai pajaknya juga akan berbeda tentu saja,” jelas Dang Agung. Pembangunan pertama, nanti jalan sekitar terusan tanjakan emen, akan diperluas lagi oleh pemerintah provinsi Jawa Barat. Itu juga merupakan upaya pemenuhan penunjukan pemerintah pusat yang menjadikan kawasan Ciater sebagai kawasan ekowisata nasional. (pe)

About www.gspradio.com

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama